CAPTION: Wabup Talaud Moktar A. Parapaga Saat Menyerahkan Bantuan Usaha Produktif Mikro Kepada Koptan. (*).
Talaud, Swarakawanua.id-Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Kepulauan Talaud, Drs. Melksion Saweding, MM, ME kembali melanjuti giat pengukuhan kelompok tani yang terhimpun dalam himpunan Bertani Lestari se-kecamatan Melonguane.
Momen pengukuhan tersebut dilaksanakan di Balai Pertemuan Masyarakat (BPM) Desa Kiama.
Camat Melonguane Royke Parapaga, SSTP, M.AP. melaporkan bahwa kelompok tani (poktan) yang dikukuhkan di wilayahnya yang meliputi 10 desa dan 3 kelurahan, berjumlah 56 kelompok terdiri dari 7 kelompok kelas lanjut dan 49 kelompok kelas pemula.

Sedangkan untuk penyaluran Kartu Tani Elektronik (KTE) telah disalurkan sebanyak 204 lembar kartu masing-masing untuk Desa Ambela 68, Tarun 17, Tarun Selatan 43, Sawang Utara 12, Mala 17, Kiama 20, Maredaren 19 dan Kelurahan Melonguane Barat 8.
Giat kali ini terbilang istimewa karena dihadiri langsung oleh pimpinan daerah, Wakil Bupati Bpk. Drs. Moktar Arunde Parapaga.
Dalam arahannya wabup mengemukakan tekad pimpinan daerah Bupati dan Wabup (E2L-MAP) yang ingin meletakkan dasar ekonomi yang kuat bagi rakyat bumi Porodisa dan menghimbau kepada para petani agar bersungguh-sungguh jadi petani.
“Saya melihat masih banyak lahan pertanian yang menganggur atau tidak digarap, banyak lahan tidur karena tidak dikelola,” ungkapnya.
Lebih lanjut Wakil Bupati visioner ini menyebutkan bahwa untuk mendapatkan penghasilan yang rutin maka petani harus mengolah lahan yang ada secara rutin dan produktif.

“Jangan jadi petani subsidi yang terus menerus selalu bergantung pada bantuan, akan tetapi jadilah petani mandiri”, imbuhnya.
Saat yang bersamaan Wabup Parapaga ikut menggandeng pimpinan BRI cabang Tahuna yang membawahi tiga daerah Kepulauan yaitu Sangihe, Talaud, Sitaro dan menyerahkan Dana Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM). BRI pada dasarnya siap memberi support pada program pemerintah dari sisi pembiayaan untuk mempercepat pertumbuhan usaha, ujar Pimca BRI saat penyerahan BPUM.
Senada dengan pimpinan daerah, Kadis DKPP ikut menyerukan kepada para petani di Kecamatan Melonguane dan menantang mereka untuk mengambil alih pasar Melonguane dari produk pangan import.
“Mari bertani, mari menanam dan dengan produk lokal yang kita hasilkan kita rebut kembali pasar,” tantang Saweduling.
Pada kunjungan kerja kali ini, Parapaga turut didampingi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Ir. Leida Dachlan, ME juga Kadis Kelautan Perikanan Julianto Jolly Parauba, S.IK, M.Sc, Kadis Koperasi UKM Ir. Ordik Rompah, M.Si, Kadis Penanaman Modal PTSP Jackson Parapaga, ST, Kadis Infokom Dr. Imelda Tingginehe, S.Pt. M.Si. masing-masing ikut memaparkan program pemerintah menurut bidangnya namun bersifat terintegrasi lintas sektoral. (Oping Mona).




























