MINUT, SwaraKawanua.id – Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya.
Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Utara (Minut) Ibu Rizya Ganda-Davega mengatakan kunci keberhasilan pencegahan stunting terletak pada perbaikan gizi dan tumbuh kembang anak. Ia menjelaskan, sesuai strategi Nasional pencegahannya ada lima pilar.
“Komitmen dan visi kepemimpinan, Kampanye nasional dan komunikasi perubahan perilaku, Konvergensi, koordinasi, dan konsolidasi program pusat, daerah, dan Desa, Gizi dan ketahanan pangan, serta Pemantauan dan evaluasi,” ujar Ketua TP-PKK di ketika mengikuti Kegiatan Evaluasi Penilaian Locus Stunting di Didesa Minaesa kec.Wori bersama BKKBN, Bappeda , TP-PKK dan Stakeholders yang terkait dari Provinsi Sulut.
“Saya berharap dengan kegiatan ini Masyarakat dapat memperhatikan asupan gizi sejak masa kehamilan terlebih untuk dapat melakukan pemeriksaan secara teratur di Puskesmas,” imbau Istri Bupati Minut ini.
Usai kegiatan terpantau Ketua TP-PKK Minut berbaur dengan masyarakat sembari membagikan susu kotak bubuk kepada anak-anak.(Mesakh)



























