Seret Sejumlah Legislator Manado, Aset Dewan Diduga Digelapkan ke Kantor Golkar

Manado, Swarakawanua.id-Kantor Golkar kota Manado yang terletak di jalan Pumorou tiba-tiba heboh karena didatangi belasan polisi berpakaian lengkap. Ada apa gerangan? Belasan polisi yang datang dari Polsek Wanea itu untuk mengamankan diduga aset DPRD kota Manado yang digelapkan ke kantor Golkar Manado.

Menurut kepala sekretariat DPD II Golkar Manado, Yosep Manahampi, dirinya kaget ada barang berupa meja mewah dan kursi sudah berada di kantor Golkar kota Manado. Barang tak bertuang itu menurut pengakuan Manahampi dibawa oleh lelaki R$ alias Sasambe. “Risal bilang itu barang Sekwan Manado punya,” ungkap Mahampi mengutip pernyataan Risal Saambe.
Tak selang beberapa saat, lanjut Manahampi, tiba-tiba telpon masuk yang mengaku bernama Ewin Mamahit yang tak lain adalah mantan sekretaris PG kecamatan Wenang. “Menurut Ewin, itu ibu LB pe barang,” ucap Manahampi.
Merasa penjelasan mencurigan terkait dugaan penggelapan aset negara milik DPRD kota Mando ini, Manahampi kemudian melaporkan hal itu kepada Ketua Golkar Manado, Maykel Damapolii alias Teba.
“Ketua Teba kemudian menelepon ketua fraksi Partai Golkar Manado Sonny Lelah karena terkait meja dan kursi diduga punya DPRD kota Manado yang ada di kantor Golkar Manado,” ungkap Manahampi.
Jawaban Sonny Lelah bahwa barang itu milik salah satu anggota dewan Manado di fraksi Golkar.

Barang tak bertuan itu kemudian dilaporkan ke Polsek Wanea karena diduga aset DPRD Manado yang tak layak berada di kantor Golkar kota Manado. Apalagi penjelasan kepunyaan aset negara itu sangat-sangat simpan siur dan menyeret nama sejumlah anggota dewan.

“Kalo cuma barang itu kita pe ketua Teba le bisa beli 10 meja dan kursi tapi ironisnya ini aset DPRD kota Manado ada di kantor Golkar tanpa sepengetahuan pengurus terlebih kepala sekretariat,” tambah Manahampi.
Risal sendiri mengaku dihadapan belasan Polisi bahwa meja dan kursi itu akan dipakai untuk kegiatan ibadah. (Danzz).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *