Rapat Libatkan PLN Manado, 11.678 Titik Lampu Jalan Jadi Perhatian AARS

Manado, Swarakawanua.id-Walkota dan Wakil Wali (Wawali) Kota Manado, Andrei Angouw dan dr Richard Sualang (AA-RS) gelar rapat bersama dengan melibatkan pihak PLN Manado, Rabu (21/7/2021).
Agenda utama dalam rapat itu berkiatan dengan penerangan jalan umum (PJU).

Dalam rapat ini, yang menjadi perhatian AA-RS yakni lampu-lampu jalan baik di jalan protokol maupun jalan-jalan di lorong-lorong.

Perlu diketahui, data dari Pemerintah Kota (Pemkot) Manado lampu jalan yang ada kurang lebih 11.678 ribu.

Pihak PLN sendiri lebih khusus menyampaikan gambaran soal lokasi titik-titik lampu jalan yang ada di Kota Manado.

Hal awal yang dibicarakan yakni usulan Wali Kota bagaimana merubah meterisasi ke non meterisasi khususnya di jalan-jalan utama.

Bagi PLN hal ini bisa dilakukan sehingga perlu lagi ada kerjasama dari pihak PLN dengan Pemkot Manado lewat penandatanganan MoU.

Wali Kota kemudian bertanya soal kapan akan action termasuk hal-hal teknis dari meterisasi ke non meterisasi. Ikut dibicarakan juga tiang-tiang listrik yang sudah berada di dalam badan jalan ketika ada pengembangan pembangunan infrastruktur di dalam kota.

Misalkan, di Pasar Buha, termasuk tiang-tiang listrik yang ada di Boulevard II disekitar TPI, dilokasi rencana pembuatan jembatan serta tiang listrik yang kena proyek jalan ring road III yang akan dikerjakan oleh pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN).

Dalam kesempatan ini juga, Andrei menyinggung soal penataan drainase serta pemotongan pohon di ruas jalan Bethesda yang harus berkoordinasi dengan Pihak PLN.

Bagi PLN rencana BPJN dan juga instansi terkait di Kota Manado yang akan melakukan penataan drainase sudah mereka rapatkan dan bahas sehingga nantinya akan berkoordinasi.

Wali Kota berharap supaya koordinasi berjalan baik antara Pemkot Manado pihak PLN dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) yang sedang melaksanakan perbaikan infrastruktur jalan, drainase, jembatan di Kota Manado.

Selesai Zoom Meeting dilanjutkan dengan penyamaan persepsi Walikota dan Wawali dengan pejabat teknis dari Pemerintah Kota. (Danz).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *