Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Kepulauan Talaud Drs. Melksion Saweduling, M.M., M.E. menanggapi pertanyaan dari saudara Rudyanto Liunsanda warga masyarakat Marampit yang juga mengatasnamakan warga masyarakat Kepulauan Nanusa, terkait dengan kelangkaan atau kekurangan bahan pangan pokok beras di tempat mereka .
Atas nama pimpinan daerah Bupati dr. Elly Engelbert Lasut, M.E. dan Wabup Drs. Moktar Arunde Parapage, Kadis Saweduling mengatakan bahwa “sebagai instansi teknis yang membidangi ketahanan pangan, pihak (DKPP-red) sampaikan kepada warga masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud agar tidak panik di situasi pandemi sekarang oleh karena cadangan pangan pemerintah masih cukup tersedia” katanya.
Ditambahkannya bahwa jika situasi sekarang hanya terkendala pada sarana pengangkutan atau transportasi khususnya di wilayah perbatasan. Menyikapi situasi tersebut maka pimpinan daerah Bupati dan Wabup (E2L-MANTAP) telah mengambil langkah proaktif, melalui rapat lintas sektor untuk menemukan solusi tanggap darurat terhadap kelangkaan bahan pangan pokok beras sebagai dampak dari terhentinya jalur pelayaran ke kepulauan Nanusa yang menyebabkan lumpuhnya lalu lintas barang masuk-keluar di wilayah Watunapato.
“Sekali lagi saya pastikan bahwa stok beras pemerintah masih tersedia, dan untuk masalah transportasi atau pengangkutan menuju wilayah kepulauan Nanusa, Pemerintah Daerah melalui Dinas Perhubungan dan Badan Pengelola Perbatasan Daerah telah menjamin untuk pelayanan pelayaran jalur perintis dalam hal ini kapal perintis akan kembali diaktifkan dalam minggu ini, sehingga secepatnya beras bisa sampai kesana”, imbuhnya.
“Pada prinsipnya beras cadangan pangan pemerintah siap disalurkan, sekarang ada di gudang Bulog, sambil menyesuaikan dengan fasilitas transportasi angkutan laut menuju lokasi penyaluran,” jelasnya.
Selanjutnya Kadis DKPP melalui Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan merinci bahwa stok beras yang tersedia terdiri dari Cadangan Pangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud. (om).





















