Minut, Swarakawanua.id – Bekerja sama dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Kuwil, PT Wijaya Karya (WIKA) memeberikan bantuan berupa semabako bagi masyarakat yang saat ini sedang melakukan isolasi mandiri (isoman).
Hukum tua Kuwil Novdy Manorek, STh meyampaikan terimakasih kepada PT WIKA yang telah peduli serta turut membantu masyarakat.

“Terimakasih kepada pimpinan PT WIKA dalam hal ini di wakilkan Kepala Safety, Health, dan Environment (SHE) Bapak Putra Sinaga,” ucapnya.
Memang dampak dari pandemi covid-19 ini sangatlah besar. Kata dia, kepedulian dari semua pihak dalam membantu mereka yang sedang isoman sangatlah penting.

“Sekali lagi terimakasih PT WIKA, harapannya dengan bantuan ini dapar membantu masyarakat yang sedang isoman,” ujar Manorek.
Tak lupa Manorek mengimbau kepada masyarakar untuk tetap mematuhi anjuran pemerintah dengan selalu mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes).
“Selalu terapkan 5M dengan Mencuci tangan, Memakai masker, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, dan Mengurangi Mobilitas guna memutus rantai penyebaran,” timpal Manorek.
(Mesakh) Minut, Swarakawanua.id – Bekerja sama dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Kuwil, PT Wijaya Karya (WIKA) memeberikan bantuan berupa semabako bagi masyarakat yang saat ini sedang melakukan isolasi mandiri (isoman). Hukum tua Kuwil Novdy Manorek, STh meyampaikan terimakasih kepada PT WIKA yang telah peduli serta turut membantu masyarakat. “Terimakasih kepada pimpinan PT WIKA dalam hal ini di wakilkan Kepala Safety, Health, dan Environment (SHE) Bapak Putra Sinaga,” ucapnya. Memang dampak dari pandemi covid-19 ini sangatlah besar. Kata dia, kepedulian dari semua pihak dalam membantu mereka yang sedang isoman sangatlah penting. “Sekali lagi terimakasih PT WIKA, harapannya dengan bantuan ini dapar membantu masyarakat yang sedang isoman,” ujar Manorek. Tak lupa Manorek mengimbau kepada masyarakar untuk tetap mematuhi anjuran pemerintah dengan selalu mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes). “Selalu terapkan 5M dengan Mencuci tangan, Memakai masker, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, dan Mengurangi Mobilitas guna memutus rantai penyebaran,” timpal Manorek. (Mesakh)




















