Manado, Swarakawanua.id-Program dana duka 5 juta kepada ahli waris bagi warga yang meninggal di kota Manado, akhirnya dihentikan sudah.
Selain dana duka di APBD 2021 kota Manado ditata teralalu minim sehingga sudah habis sejak April 2021 lalu.
Pemerintah Kota (Pemkot) Manado dii bawah kendali Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota Manado dr. Richard Sualang (AARS) telah menyiapkan program kemasan baru menggantikan program dana duka bagi warga kota Manado.
Program apakah itu? Andrei Angouw dan Richard Sualang (AARS) telah menyiapkan program pekuburan umum gratis bagi warga kota Manado yang mengalami duka cita.
Walikota Andrei Angouw menyampaikan saat menghadiri ibadah syukur HUT ke-20 GMIM Jemaat Bukit Zaitun Pancurang Atas Singkil, Wilayah Manado Utara Satu, pada Minggu (08/08/2021).
Dijelaskan Walikota Manado, dana duka memang tidak ada di diprogram kampanye AARS.
Namun demikian, Walikota Andrei Angouw dan Wawali Richard Sualang mengkemas yang berhubungan dengan kedukaan di kota Manado.
“Torang akan menyediakan pemakaman umum gratis, untuk itu, kami berharap akhir tahun ini sudah bisa jalan,” ucap Angouw dalam sambutannya.
Dikatakannya, yang gratis itu, tentu dengan akan mengacu pada peraturan-peraturan dan kondisi yang ditentukan oleh Pemkot Manado.
Diakui juga oleh Walikota Andrei Angouw, untuk dana duka sebenarnya teranggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Manado tahun 2021.
“Tahun ini ada dana duka, ada anggarannya,” ujar suami tercinta Irene Golda Pinontoan ini.
Namun disampaikan Andrei Angouw, dana tersebut saat ini sudah habis, karena minimnya anggaran tersebut yang tertata dalam APBD 2021.
“Tapi anggarannya nyanda sampe setengah dari anggaran tahun lalu (2020). Jadi memang sudah habis,” tandasnya.
Angouw pun berharap, hal ini dapat dimengerti oleh masyarakat Kota Manado, serta dapat mendukung pemerintahan di bawah kepemimpinannya bersama dr. Richard Sualang. (Danz).





















