Manado,.Swarakawanua.id-Ikatan Notaris Indonesia Wilayah Sulawesi Utara (Pengwil INI Sulut) merasa bertanggungjawab untuk menyiapkan calon notaris yang siap pakai dan bermartabat ((officium nobile) . Itu sebabnya INI Sulut menggelar seleksi anggota luar biasa (ALB) dan magang bersama di Hotel Luwansa, Sabtu (28/8/2021) lalu.

Seleksi dan magang bersama merupakan salah satu tahapan yang harus dilalui untuk menjadi notaris. “Ini bagian dari amanah UU Jabatan Notaris. Kita harus memfasilitasi calon-calon notaris,” kata Ketua Pengwil INI Sulut, Karel Butarbutar kepada wartawan di sela-sela kegiatan.
Seleksi dan magang bersama bersama ini yang kelima kalinya digelar di periode kepengurusan Karel Butarbutar dan kawan-kawan. “Ini juga program dari pengurus pusat. Setiap tiga bulan kegiatan ini digelar,” ucap salah satu notaris terbaik di daerah Nyiur Melambai ini.
Menurut dia, seseorang menjadi anggota luar biasa harus melalui seleksi terlebih dahulu. “Ia harus paham tentang anggaran dasar/anggaran rumah tangga dari perkumpulan. Mereka juga harus memahami UU N No 2 Tahun 2014 tentang jabatan notaris dan juga kode etik,” ujar pria yang pernah menjadi juara judo Indonesia dan wasit internasional ini.

Setelah lulus seleksi dan menjadi ALB, selanjutnya mengikuti magang bersama selama 24 bulan. Proses magang ini dimulai dari semester 1 sampai semester IV.
Seleksi ALB dan magang bersama dilakukan secara berjenjang dan berkelanjutan sebagai upaya organisasi menggodok calon notaris berkualitas.“Pesertanya lulusan S2 dari sejumlah perguruan tinggi. Materi ujian soal agraria, perdataan, perdagangan atau hukum dagang, kebijakan pemerintah yang berkaitan notaris dan teknik pembuatan akta,” Karel memaparkan.
Ia mengakui upaya yang dilakukan secara berjenjang dan berkelanjutan memang belum menjamin lahirnya notaris berkualitas, tapi paling tidak organisasi sudah berusaha sesuai aturan. “Kegiatan magang, seleksi dan ikut seminar itu tahapan yang wajib dilalui. Kemampuan dan keahlian mereka harus update,” ungkapnya.
Sesudah seleksi ALB dan magang bersama , sang calon mengikuti ujian kode etik dan mengajukan permohonan menjadi notaris. “SK pengangkatannya nanti dari KemenkumHAM,” katanya.

Sesuai penjelasan panitia, seleksi ALB diikuti tujuh peserta dan magang bersama 12 orang. Rinciannya lima orang untuk semester 1, semester II (3), semester III (2) dan semester IV (2).
“Pesertanya tidak banyak karena yang lain sudah ikut pada kegiatan sebelumnya dan demi memastikan protokol kesehatan berjalan baik,” ujar Agus, salah satu panitia.
Pantauan wartawan, seleksi dan magang bersama selama satu hari penuh tersebut terdiri dari dua tahapan, ujian tertulis dan lisan atau wawancara. Pengujinya adalah para ketua pengda, notaris senior dan perwakilan INI Sulut serta pusat.
“Pengujinya harus jadi panutan, aktif di bidang organisasi, praktek sudah 10 tahun lebih, punya wawasan dan pengalaman,” ujar Karel.
Ia berharap calon yang nantinya menyandang predikat notaris menunjung tinggi harkat dan martabat serta bermanfaat bagi masyarakat. “Saya sampaikan kalau akta salah, dia harus tanggung jawab meski nanti sudah pensiun. Jadi jangan hanya ingin uang, tapi tidak mau tanggung jawab,” katanya.
Karel menyampaikan rasa syukurnya atas lancarnya kegiatan tersebut. Ia juga berterima kasih atas kerja sama semua semua pihak dalam menjaga protap kesehatan.
Diketahui sebelum pelaksanaan kegiatan, semua peserta dan penguji terlebih dahulu mengikuti rapid tes antigen. Mereka juga mengikuti pemeriksaan suhu tubuh, menjaga jarak, menggunakan masker dan disinfektan. “Kami juga menyampaikan terima kasih untuk rekan-rekan wartawan yang selalu mendukung kegiatan INI Sulut,” ucap Karel. (Danz*)





















