Manado, Swarakawanau.id-Covid 19 memukul semua sektor dan sendi-sendi kehidupan perekonomian tak kecuali industri pariwisata. Pada industri ini, salah satu yang terdampak adalah pramuwisata.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Manado Dra Lenda Pelealu mengakui, akibat pandemi Covid-19, banyak pramuwisata yang dirumahkan atau diberhentikan dari pekerjaan mereka.
“Memang situasi ini sangat sulit. Ada ratusan pramuwisata yang ikut terdampak situasi pandemi Covid-19. Dalam keadaan ini saya berharap kita semua untuk bersabar,” ujar Lenda Pelealu MSi, Senin (02/08/2021).
Menghadapi situasi sulit seperti ini, pramuwisata termasuk pelaku usaha lain diajaknya, agar tidak pasrah melainkan mencari akal dan solusi.
“Alangkah baiknya memutar otak mencari ide atau pekerjaan sampingan sembari menunggu sampai kondisi ekonomi kembali seperti semula,” pintanya.
Namun, lanjutnya lagi, Pemerintah Kota Manado sangat mensuport para pramuwisata yang mau bangkit dan melawan Covid-19 dengan menjadi produktif sembari menjalankan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.
“Kita harus mampu memunculkan ide kreatif lewat usaha-usaha sampingan yang menghasilkan nilai ekonomi,” tukasnya.(Danz*).





















