Ikut Assessment, Eselon II ‘Jabatan Politik’, Nasib Pejabat Ditangan AARS-Olly

Manado, Swarakawanua.id-Pemerintah kota (Pemkot) Manado sudah menggelar assesment atau uji kelayakan bagi pejabat eselon II di lingkup Pemkot Manado, Selasa (12/10/2021) kemarin bertempat di ruang paripurna DPRD kota Manado.

Tes uji kelayakan kejiwaan yang dilakukan Pemkot Manado lewat tim phiskolog sebagai salah satu syarat lolos memegang jabatan eselon II di lingkup Pemkot Manado. Ratusan Pejabat Pemkot Manado plus ASN Pemprov Sulut yang diundang untuk mengikuti uji kompetensi untuk memegang puluhan jabatan eselon II di lingkup Pemkot Manado.

Berdasarkan pantauan Swarakawanua.id, ratusan pejabat yang ikut Assessment rata-rata ASN bereselon II dan III di lingkup Pemkot dan Pemprov Sulut.

Menurut Ketua Komisi I DPRD kota Manado, Benny Parasan alias PB, kendati kemarin para pejabat sudah melewati tes tertulis dan wawancara dalam proses uji kompetensi.

Namun ASN yang akan dipertahankan atau dipromosikan pada jabatan eselon II merupakan kewenangan penuh kepala daerah yakni Walikota Andrei Angouw dan Wawali Manado Richard Sualang. Bahkan tidak lepas dari masukkan Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang bisa menjadi ‘penentu’ pejabat eselon II di lingkup Pemkot Manado.

Dikatakan politisi Gerindra Manado ini, walaupun assessment menjadi parameter menentukan kelayakan seorang pejabat ditempati pada jabatan-jabatan tertentu eselon II di Pemkot.

Namun pejabat eselon II merupakan jabatan karier birokrat yang diangkat secara ‘politik oleh kepala daerah karena menjadi hak prerogaratif walikota bersama wakil walikota Manado. Namun tidak meninggalkan kualitas kemampuan pejabat dan disiplin ilmu serta profesionalisme kerja pejabat tersebut.

Karena itu, nasib mereka menduduki salah satu job ditangan kepala daerah yakni AA-RS dan juga tidak lepas dari masukkan gubernur Sulut, Olly Dondokambey karena posisi jabatan eselon II harus mendapat rekomendasi 01 Sulut.

“Tapi saya yakin pak walikota Manado akan memilih team worknya secara profesional berdasarkan uji kompetensi pejabat,” jelas anggota DPRD kota Manado Bintang Empat di DPRD kota Manado alias 4 periode duduk di Dewan Manado ini.

“Pak walikota Manado akan memilih dan menempatkan pejabat sesuai kemampuan mereka karena beliau akan mengedepankan nilai profesiolismen kerja ketimbang kepentingan politik dalam rangka membangun kota Manado ke arah yang lebih baik ke depan,” tutup politisi paling vokal di Dewan Manado ini. (Danz).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *