CAPTION: Direktur Umum (Dirum), Lucky Senduk. (*).
Manado, Swarakawanua.id- Pemerintah Kota (Pemkot) dan Perusahaan Daerah (PD) Pasar Manado menemukan solusi terhadap rencana relokasi pedagang kaki lima sehubungan dengan renovasi pasar.
Dimana ke depan nantinya keinginan Walikota Manado Andrei Angouw akan menata lokasi bagi para PKL sudah dipersiapkan sebaik mungkin.
Direktur Umum Pd Pasar, Lucky Senduk menjelaskan bahwa dalam kurung waktu secepat mungkin para pedagang akan di relokasi ke lokasi pujasera jembatan tepatnya depan jumbo pasar swalayan.
“Makanya, pak walikota meminta kami PD pasar segera menata lokasi pujasera untuk peruntukan bagi PKL”, jelas Senduk saat diwawancarai sejumlah wartawan Selasa (19/10) Siang tadi.
Dirinya juga menerangkan target minggu depan perbaikan gedung pujasera harus sudah rampung semuanya. Sehingga disamping perbaikan yang ada, PD pasar telah mendata kurang lebih ada 60 pedagang kaki lima yang siap untuk mendapati lokasi tersebut.
“Hasil pendataan sebanyak 60 pedagang sudah kami kantongi, Itu dari zerro point sampai depan jumbo. Dan tentunya sistem pengaturannya melalui proses pencabutan undian untuk menentukan lapak jualan. Blok tempat usaha sudah ada nomornya dengan harapan supaya tidak ada pilih kasih “, terang Senduk.
Lebih jauh lagi Senduk mengatakan bahwa sebagai bentuk perhatian terhadap PKL, PD Pasar memberikan dispensasi terkait penagihan retribusi selama tiga bulan berjualan akan digratiskan.
“Selama tiga bulan, pedagang dilonggarkan untuk membayat retribusi. Dengan catatan harus berjualan di lokasi pujasera. Setelah itu akan dievaluasi kembali besaran tarif retribusi berdasarkan peraturan daerah maupun peraturan dewan direksi”, tuturnya. (Danz*).






















