Manado,Swarakawanua.id-Walikota Manado, Andrei Angouw mengatakan, Pemkot melalui PDAM kota Manado akan segera mengakhiri kerja sama dengan perusahan air minum dari Negeri Belanda yakni Waterleiding Maatschappij Drenthe (WMD).
Perjanjian kerja sama PDAM dan WMD dalam bentuk PT Air Manado terhitung sejak tahun 2007 dan berakhir pada tahun 2021 ini.
Joint Venture itu berakhir tanpa ada utang-piutang antara PDAM Manado yang memegang saham sebesar 49 persen dan WMD yakni 51 persen.
Walikota Manado Andrei Angouw usai rapat paripurna Kamis (04/11/2021) kemarin, menjelaskan, PDAM Manado tidak punya utang kepada WMD saat berakhir kontrak kerja pada akhir tahun 2021.
Dia menguraikan, kalau disebutkan PDAM Manado akan membayar kepada WMD jika putus kontrak terjadi pada tahun 2018 lalu. Namun hal itu tidak terjadi dan pada tahun 2021 ini kontrak kerja sama dengan pihak perusahan air minum dari Negeri Belanda ini segera selesai.
Sementara itu, legislator Benny Parasan menuturkan, pihak WMD telah melakukan wanprestasi dalam kontrak kerja tersebut. Dimana katanya, pihak WMD menjanjikan air langsung minum tapi kenyataannya tidak demikian.
“WMD sudah melakukan Wanprestasi kepada pemerintah kota Manado dalam hal ini PDAM,” terang Ketua Komisi I DPRD kota Manado dalam rapat paripurna, Kamis (04/11/2021). (Danz*).




















