Minut PPKM Level Dua, Kinerja Kadis Kesehatan Tuai Sorotan

Minut, Swarakawanua.id – Sesuai isi surat instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor 04 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasa Kegiatan Masyarakat (PPKM) level dua untuk Kabupaten Minahasa Utara (Minut). Membuat kinerja Kadis Kesehatan Stella Safitri tuai sorotan.

Anggota DPRD Minut Stendy Rondonuwu Stendy Rondonuwu dengan tegas meminta Kadis Kesehatan untuk fokus pada penanggulangan penanganan Covid-19. Kata dia, Kadis sebaiknya memilih sebagai kepala dinas atau prantek dokter umum. “Jangan sampai kinerja Kadis terhambat hanya karena ini cepat pulang untuk membuka praktek,” ujarnya tegas.

SSR sapaan akrab Politisi Demokrat yang juga anggota Banggar DPRD Minut ini menerangkan dengan pagu anggaran sebesar 10 persen dari APBD seharusnya Dinkes tetap fokus pada tugas utama di masa pandemi Covid-19. Menurutnya, dengan naiknya status level PPKM akan berdampak pada berlangsungnya event internasional di Minut. “Kadis kesehatan saat ini tidak dapat menjalankan amanah yang dipercayakan. Kami minta Bupati dan Wakil Bupati perlu melakukan evaluasi kinerja Kadis Kesehatan,” kata Rondonuwu sembari berharap Kadis Kesehatan fokus pada tupoksi sebagai eselon II.

Disamping itu naik status PPKM level dua dibenarkan Kadis Kesehatan Stella Safitri. Ia menjelaskan saat ini pihaknya sedang mencari tahu penyebab naiknya status PPKM sebab saat ini untuk capaian vaksinasi sudah baik. “Ya benar kita di level dua, untuk Vaksinasi semua baik lansia 59 persen, Dewasa berKTP 75 persen, dan anak-anak sekolah sesuai data sudah mencapai 74 persen,” ungkapnya.

Diketahui, dokter Stella Safitri berada pada peringkat ketiga hasil Pansel untuk Asesmen calon Kadis Kesehatan 2019 lalu, dan dokter Allain Beyah menempati peringkat pertama diiikuti dokter Lucky Waworuntu pada peringkat kedua dari hasil Pansel saat mengikuti Asesmen lalu.

Sebagai tambahan, diketahui 14 Januari 2022 lalu Kabupaten Minut telah berada pada level satu PPKM, untuk itu kinerja Kepala Dinas Kesehatan saat ini menjadi pertanyaan dan sorotan dari berbagai pihak.

(Mesakh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *