Pemda Kepulauan Talaud Gelar Rapat Bersama Forkopimda, ini yang dibahas

Talaud, Swarakawanua.id-Forkopimda bersama dengan Pemda Talaud gelar rapat kerja di Wanala T2 Kompleks Pelabuhan ferry Melonguane, tepatnya dikediaman pribadi Bupati Kepulauan Talaud Kecamatan Melonguane, (25/1/2022).

Turut hadir dalam giat tersebut, Bupati Talaud dr. Elly Engelbert Lasut ME, Wakil Bupati Moktar Arunde Parapaga, Dandim 1312/Talaund Letkol INF Agus Ariyanto, Komandan Lanal Melonguane Letkol Laut (P) Glory Syaranamual, S.E., M.Tr.Opsla, Kapolres AKBP. Dasvery Abdi SIK, Kajari Gustiawan Umar SH, MH, Wakil Ketua PN Melonguane Indra Lesmana Karim SH, Ketua DPRD Yakop Mangole, SE, Sekda Dr. Yohanes Baptisa Kristopel Kamagi AP. MSI, Para Asisten Sekda, Kepala SKPD, Para Camat serta Para Kepala Desa.

Dalam Sambutan dan arahannya, Bupati dr. Elly Engelbert Lasut ME intinya mengatakan bahwa Alokasi masyarakat yang sudah di vaksin berdasarkan KTP penduduk Talaud adalah 75,6% dan yang belum di vaksin 25 %.”Kita mengantisipasi peningkatan Virus varian baru omicron yang kemudian kita sekarang membahas apa yang perlu di lakukan sekarang ini, ” ujar Lasut.

Selanjutnya diberikan kesempatan penyampaian Pandangan Dari Forkopimda. Dari pandangan yang diberikan ada empat poin penting, pertama dalam kurun waktu 3-4 tahun kita memerangi Covid -19 dengan itu Wajib Vaksin atau percepatan vaksin apabila varian baru menyerang kita sudah mempunyai kekebalan tubuh yang mampu mengimbangi.

Kedua, Penduduk Kabupaten Kepulauan talaud yang tervaksin sudah mencapai 75,6 persen, sehingga yang sisa 25 % harus segera di tuntaskan menjadi 100% bagaimana pun caranya.

Ketiga, Apabila kita mempunyai stok Vaksin di Kabupaten Kepulauan Talaud kita tetap melaksanakan Vaksinasi. Dan keempat Adapun program pemerintah kita harus laksanakan.

Selain itu kadis Kesehatan dr Kerry Dolfi Monangin membeberkan selama vaksinasi pihaknya mengalami beberapa hambatan, mulai dari secara teknis yaitu pendataan yang dilakukan terburu buru sehingga di lapangan belum di laksanakanya sosialisasi dan di laksanakan Vaksinasi, kemudian Vaksinator masih sangat kurang sehingga ini yang mempengaruhi percepatan Vaksinasi. “Masih banyak masyarakat yang tidak mau divaksin karena masih belum yakin terhadap vaksin,” kata dia menerangkan.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan sesi tanya jawab. Rapat Kordinasi Forkopimda bersama Pemerintah daerah berjalan tertib dan lancar serta sesuai dengan protokol kesehatan.

(triplem)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *