Turunkan Arina!..Turunkan Arina! Teriaki Ribuan Pemuda GMIM di Depan Kantor Sinode!

Caption: Aksi Demo Yang Dilakukan Ribuan Pemuda GMIM. (*).

Tomohon, Swarakawanua.id-Ribuan Pemuda GMIM menggelar aksi demo di depan kantor Sinode GMIM, Senin (18/04/2022) sekitar pukul 16.00 Wita atau jam 4 sore.

Demo dilalukan ribuan Pemuda dari berbagai wilayah yakni Manado, Bitung, Minahasa dan lainnya, karena kecewa terhadap Ketua Sinode Pdt Hein Arina yang menerbitkan surat edaran larangan melakukan pawai Paskah Pemuda 2022.

Padahal Pemuda sudah menyiapkan matang-matang kegiatan Paskah Pemuda GMIM, namun tiba-tiba surat edaran dari Sinode GMIM larangan kegiatan itu dilaksanakan.

Aksi demo ini, merupakan pertama kalinya dalam sejarah pemuda GMIM menuntut untuk menurunkan seorang ketua Badan Pekerja Sinode (BPS) GMIM pada perayaan HUT ke-96 Pemuda GMIM yang sukses dilaksankan di stadion Babe Palar Kelurahan Walian, Kecamatan Tomohon Selatan Kota, Tomohon.

Aksi unjuk rasa didepan Kantor Sinode GMIM Kelurahan Talete Dua Kecamatan Tomohon Tengah yang berlangsung aman dan terkendali, kendati dalam aksi demo ini yel yel menggelikan dikeluarkan oleh peserta aksi, Senin (18/4).

Turunkan Arina..! Turunkan Arina..! Jangan bawah Gereja masuk dalam politik praktis, tuntut peserta demo. Dalam aksi demo ini para pemuda datang dalam beberapa kelompok. Puncaknya jam 16.00 wita, mereka semua terkosentrasi di depan kantor Sinode GMIM.
Saat diwawancarai salah seorang peserta yang mengaku bernama Jacky mengatakan “bahwa keberadaan gereja dan politik harus dipisahkan agar pelayanan bisa menyentuh semua lapisan masyarakat dan para pelayan tetap menjadi netral dalam segala situasi termasuk dalam berpolitik, Jangan griring gereja terlibat politik praktis karena akan berujung perpecahan”

Sebelumnya di depan RSU GMIM Bethesda Pemuda GMIM meneriaki dukungan untuk para pegawai untuk terus berjuang dan semangat dalam melayani Pasien RSU Bethesda sambil menyanyikan ” Torang pe bethesda…. torang pe bethesda….torang pe bethesda”

Nampak dalam aksi ini beberapa polisi terlihat mengamankan situasi. Meski ribut, namun aksi demo ini berlangsung aman dan terkendali. Akhirnya pada jam 16.45 Wita peserta aksi mulai membubarkan diri. (Danz*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *