VW: Jangan Dibesar-Besarkan, Tidak Ada Unsur Kesengajaan Pengrusakan di Sinode!

Manado, Swarakawanua.id-Mantan Komisi Pemuda Sinode GMIM, Vian Walintukan mengatakan, tidak ada unsur kesengajaan pengrusakan di papan nama kantor Sinode GMIM. Karena itu, Vian Walintukan meminta untuk persoalan demo ribuan Pemuda GMIM tidak perlu diperpanjang.

“Tidak perlu diperbesar-besarkan persoalan ini, karena tidak ada pengrusakan kantor Sinode GMIM. Kalau huruf Sinode GMIM ada yang terlepas, itu bukan sebuah pengrusakan tapi unsur ketidaksengajaan kalangan Pemuda GMIM,” tegas mantan Penatua Pemuda GMIM Abraham yang terletak di kawasan Sario, Manado ini.

Menurutnya, luapan emosional Pemuda GMIM menyampaikan aspirasi ke Sinode GMIM, sehingga tidak bisa dikatakan sebuah pengrusakan. “Wajar saja kalau Pemuda GMIM kecewa karena mereka sudah mempersiapkan kegiatan dan tiba-tiba batal karena surat dari Sinode GMIM. Ini menandahkan bahwa tidak ada koordinasi antara BPMS dan pihak Pemuda GMIM,” ucap dia.

Katanya, kalau tulisan Sinode GMIM sempat dirusaki, maka Sinode segera memperbaikinya.

“Supaya tidak diperbesar-besarkan, Sinode perbaiki saja papan nama yang tidak disengajai terlepas karena aksi demo itu,” kata dia sambil mengatakan kalau Sinode GMIM tidak mau memperbaikinya, maka dirinya ajak seluruh mantan-mantan Komisi Pemuda GMIM untuk memperbaikinya.

“Kalaupun Sinode memperbaikinya, uangnya dari para pemuda juga,” jelas dia. Walintukan tetap memberikan support kepada Pemuda GMIM tetap menyalakan obor pembangunan. “Jangan sampai obor pembangunan redup, nyalakan terus obor pembangunan,” tutup Vian Walintukan alias VW. (Danz*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *