Bunyi Tatengkoran Jadi Tanda Dibukanya LTF 2022

Minut, Swarakawanua.id – Denga diketuknya Tatengkoran yang menandakan dibukan Likupang Toursim Festival (LTF) 2022. Ini akan berlangsung selama tiga hari kedepan tepatnya hingga 31 Juli mendatang dengan berbagai hiburan dan atraksi serta olah raga bakal memanjakan mata pengunjung.

Ketukan Tatengkotan ini dilakukan oleh Bupati Minut Joune Gansa, bersama Menparekraf Sandiaga Uno dan didampingi Staf Khusus Akuntabilitas, Pengawasan dan Reformasi Birokrasi Krisnandi, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Vinsensius Jamadu, Direktur Tata Kelola Destinasi Indra Ni Tua, Kadis Pariwisata Sulut Henry Kaitjily, Ketua DPRD Minut Denny K Lolong, Kadis Pariwisata Minut Audy Sambul dan ketua Tim Penggerak PKK Minut Risya Ganda-Davega, dengan memukul Tetengkoren di tangan masing-masing.

Bupati Joune dalam sambutannya mengatakan LTF ini merupakan penambahan festival yang sama pada tahun lalu. Namun kata dia, kegiatan ini tidak difokuskan pada satu tempat tapi dilaksanakan di Pantai Paal dan Pulisan.

“Mudah-mudahan tahun depan kita akan mendapatkan dukungan serupa dari Kemenparekraf juga dari Kemenko Marves,” ujarnya.

Bupati atas nama pemerintah dan masyarakat Minut menyampaikan terimakasih kepada pemerintah pusat karena sudah mendengar langsung bagaimana keseriusan pemerintah dalam pengembangan Likupang sebagai salah satu Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

“Tentunya ini sangat membanggakan kami. Karen Likupang merupakan Primadona bagi Minahasa Utara juga masa depan sehingga kami sangat berharap dukungan pak Menteri dan Kemenko Harves akan membawa Likupang sebagai DPSP yang sejajar dengan lain,” kata Bupati.

Menparekraf Sandiaga dalam sambutannya bangga dapat kembali hadir di Minut khususnya Likupang pada acara pembukaan LTF 2022. Ia membenarkan bahwa mendapatkan tugas langsung dari Presiden sebagai salah satu dari lima DPSP.

“Presiden menaru perhatian yang luar biasa bagi Likupang agar ditahun 2024 menjadi destinasi yang betul-betul unggulan, bisa membuka peluang lapangan kerja, mensejahterakan masyarakat. Tentunya dukungan dari masyarakat untuk hal itu perlu adanya,” ujarnya.

Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga rahasia keindahan pasir putih di Likupang agar dijaga kebersihannya karena ini bisa dikatakan sangat awal dan pengelolaan sampah masih belem terkelola dengan baik.

“Saya pastikan di destinasi ini masyarakat juga akan turut terlibat. Pemerintah pastinya akan hadir dengan program tepat sasaran, manfaat dan waktu. Salah satunya dengan adanya LTF 2022 ini. Karen ini berhasil menembus karisma

event Nusantara 2022,” bebernya.

Dijelaskannya, untuk masuk dalam Karisma Event Nusantara sangat sulit dan LTF 2022 terbilang masih muda karena baru berusia dua tahun. Kata dia, jika ingin hal ini terus berlanjut agar dapat terus ditingkatkan dan tentu dukungan masyarakat diperlukan.

“LTF juga harus hadir dengan memberikan tempat bagi UMKM-UMKM dan pelaku ekonomi kreatif untuk terus berkreasi. Karena hari ini juga merupakan keberuntungan bagi kita dimana Indonesia menempati posisi 32 pada Travel and Tourism Index 2022 untuk pertam kalinya mengungguli tiga negara Asia timur lainya,” tutur Sandi.

“Terimakasih atas dukungan semua pihak. Mari kita pertahankan dan tingkatkan meski ditengah-tengah masa Pandemi kita harus terus menjaga lingkungan kita dalam beraktivitas,” tandasnya.

Sebelumnya pada laporan kegitan disampaikan oleh Ketua Panitia Joutje Dengah menyapaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung LTF 2022 agar bisa terlaksana dan dibuka pada hari ini (Kemarin,red).

“Terimakasih atas dukungan semua. Pada kali ini panitia menargetkan pengunjung pada LTF 2022 selama tiga hari pelaksanaan sebanyak 30-40 ribu orang dengan tujuan agar masyarakat mendapatkan manfaat ekonomi dari pelaksanaan kegiatan ini,” ungkapnya.

(Mesakh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *