Jawa Barat, Swarakawanua.id- PT PLN (Persero) terus mendukung upaya perlindungan atau rehabilitasi tanah demi mencegah abrasi di Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum. Dukungan dilakukan membantu Kelompok Tani Hutan Mukti di Desa Parakanlima, Kecamatan Jatiluhur, Purwakarta.
Kelompok ini akan mengelola 500 titik di lahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Parakanlima dengan tanaman tumbuh pohon berkanopi yang memiliki luas kurang lebih 4 hektar. Pohon yang dikelola ini dapat menyimpan karbon kurang lebih sebesar 316 ton, atau setara dengan emisi karbon yang dihasilkan 1,6 juta mobil.
General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT), Djarot Hutabri EBS menyampaikan bahwa TJSL yang dilakukan PLN merupakan wujud komitmen perseroan terhadap Environmental, Social and Governance (ESG) dalam menciptakan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
“Kami berupaya program TJSL (Tanggung Jawab Sosial Lingkungan) PLN ini memberikan dampak baik terhadap peningkatan kualitas tak hanya dari segi lingkungan, namun juga sosial dan ekonomi masyarakat sekitar. Selain dari fungsi mitigasi bencana, perawatan tanaman pada area DAS ini juga harapannya dapat memaksimalkan potensi Ruang Terbuka Hijau dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup,” ujar Djarot.
Djarot menjelaskan, Program TJSL PLN ini merupakan bentuk upaya lanjutan dari kegiatan penanaman 2.250 pohon produktif yang telah dilaksanakan pada Bulan Menanam Pohon Nasional tahun 2021 lalu, bekerja sama dengan Dinas Kehutanan Wilayah II Purwakarta. (Danz*).



























