Minut, Swarakawanua.id-Desa Sukur, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Provinsi Sulut, Jumat (05/05/2023) heboh dengan acara spektakuler lomba Pacuan Roda Sapi.
Hajatan ini tentunya menarik perhatian publik di Kabupaten Minahasa bahkan kabupaten/kota lainnya di Sulut untuk datang menyaksikan hajatan penuh makna budaya tersebut.

Tokoh Kawanua berdarah Tonsea yang besar di desa Sukur yakni Irjen Polisi Purn Dr Ronny Sompie SH, MH memberikan apresiasi luar biasa terhadap acara budaya yang dikemas oleh masyarkat di kampung halamannya yakni Desa Sukur.
Menurut mantan Kadiv Humas Polri ini, acara pacuan Roda Sapi merupakan salah satu kegiatan yg menjadi bagian dari kebudayaan di Tanah Minahas dan masih dirawat sampai saat ini.
Ronny Sompie yang juga mantan Kapolda Bali ini menjelaskan, kegiatan pacuan Roda Sapi di desa Sukur agak berbeda dengan Karapan Saoi di Madura.
Dimana lanjut mantan Dirjen Imigrasi KemenkumHam ini, pacuan Roda Sapi di Minahasa memiliki ciri khas sesuai kearifan lokal di tanah Minahasa.

“Kita bisa memberikan perhatian terhadap kegiatan budaya Minahasa dalam rangka memperkuat Pariwisata Budaya di Sulut ke depan,” ucap Ronny Sompie maju dari partai Golkar di Pilcaleg DPR RI Dapil Sulut dari Partai Golkar ini.
Ronny Sompie menuturkan juga, kegiatan Pacuan Roda Sapi dan Pawai Roda Sapi yg dihias, merupakan salah satu bagian dari kegiatan dalam lingkup Pariwisata Budaya untuk mendukung kebijakan Menparekraf RI, tentang Pariwisata Budaya Berkelanjutan.

Oleh karena itu, dia sangat berharap hajatan yang dilakukan para leluhur Minahasa dapat dilestarikan dan dikembangkan sebagai kearifan lokal budaya bagi masyarakat Sulut. (Danz*).






















