Caption: Irjen Pol. (Purna) Dr. Ronny Sompie SH, MH. (*)
Manado,Swarakawanua.id-Pengamat politik Sulut, Dr. Ferry Liando mengulas dan memetakan peluang Partai Golkar dan Nansdem di Pemilu 2024, diapresiasi politisi Partai Golkar Irjen Pol. (Purna) Dr. Ronny Sompie SH, MH, Rabu (24/05/2023).
Ronny Sompie menuturkan, ulasan pemikiran seorang pengamat politik Sulut sekelas Ferry Liando, tentu sudah teruji dari waktu ke waktu.
“Saya sangat salut dan memberikan apresiasi atas ulasan pemikiran beliau (Ferry Liando) berkaitan dengan peluang Partai Golkar dan Partai Nasdem di Pemilu 2024,” ujar Ronny Sompie yang juga mantan Kapolda Bali ini.
Ronny Sompie yang akan maju Caleg dari Partai Golkar Dapil Sulut ke DPR RI mengatakan, mengapa dua Parpol ini mendapatkan perhatian dari Ferry Liando, karena peraih kursi DPR RI dari Dapil Sulut.
Menurutnya, karena bicara tentang Pemilu 2024, maka dirinya juga sangat tertarik dengan komentar Ferry Liando yang menyebutkan keadaan belum absolut, masih dinamis dan bisa berubah kapan saja. “Jika kader Nasdem dan Golkar di DPR mampu membuat terobosan sebelum pencoblosan 14 Februari 2024 nanti, maka akan berpotensi mempengaruhi elektabilitas dukungan bagi siapapun calegnya”.
Menurut Ronny Sompie yang juga Ketua Dewan Pembina Kerukunan Keluarga Kawanua, komentar pengamat politik Ferry Liando, menjadi peluang yang sangat baik bagi Partai Golkar untuk mencari dua kursi di DPR RI pada Pemilu 2024. Dengan catatan katanya, semua kader Golkar serta simpatisan partai harus kerja keras dan berjuang mulai dari Caleg DPRD Provinsi dan Caleg DPRD Kab / Kota didukung kekuatan seluruh fungsionaris Golkar di Sulawesi Utara ke depan sampai menjelang Pemilu 2024 yang akan datang.
Lanjut Ronny Sompie, rakyat sebagai pemegang Hak Pilih kadangkala belum memahami hitung-hitungan dalam konsep yg diberikan oleh Bapak Ferry Liando berdasarkan hasil Pemilu 2019 yang lalu. Yang lekat dengan ingat rakyat adalah pengalaman mereka hidup di Sulawesi Utara berdasarkan perjuangan mereka yang tentunya akan sangat mempengaruhi sikap mereka, ketika mereka akan menggunakan Hak Pilih mereka.
“Rakyat pemegang Hak Pilih bisa belajar dari apa yang mereka alami sendiri, sehingga mereka bisa memperbaiki pilihan mereka dan menentukan pilihan yg tepat utk 2024 – 2029 akan dibawa ke mana kebijakan Pemerintah Daerah Sulawesi Utara bagi kepentingan rakyat di bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan dan hukum. Karena realita dan fakta pengalaman rakyat sebagai pemegang Hak Pilih dalam Pemilu 2024 jangan diabaikan, ” jelas Mantan Dirjen Imigrasi Kemenkumham ini. (Danz*).
























