Giliran Perusak Fasilitas Pemkot Diduga Ancam Tusuk Staf dan Pukul Kabid Anggaran

Foto kantor walikota Manado (insert foto kabid anggaran Widya Rompas)

Manado, SwaraKawanua.ID-Usai melakukan pengrusakan ruang kerja Sekretaris Daerah Kota Manado dan fasilitas kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BKPAD) Kota Manado, kini giliran oknum MM dan kawan-kawan yang diduga anggota Pol PP kembali tebar ancaman pembunuhan dan pemukulan terhadap staf dan Kepala bidang (Kabid) BPKAD kota Manado.

Hal yang sama juga diduga dilakukan oknum RW yang mengancam akan menusuk dengan pisau kepada salah staf BKAD yang diketahui bernama Kanisius Rewa, termasuk ancaman pemukulan kepada Kepala Bidang (Kabid) Anggaran BKAD Vidya Rompas oleh oknum Pol PP Wanita.

Dugaan ancaman pembunuhan serta penikaman dan pemukulan dibenarkan Kabid Anggaran Vidya Rompas, dan Kanisius ketika ditemui di ruang kerja Kabid Anggaran. “Akibat tindakan mereka, tugas-tugas kami yang seharusnya tuntas hari itu menjadi terhambat,” kata Rompas.

Lebih lanjut Rompas mengatakan, sebagai pelapor maupun sebagai pejabat yang diberi wewenang oleh negara dalam hal ini Walikota Manado untuk menjalankan kewajibannya sesuai tupoksi dalam membantu tugas-tugas Kepala BPKAD, tidak akan mentoleransi perbuatan mereka. “Efek jera harus diberlakukan terhadap mereka yang berbuat anarkis,” terang Ia panggilan akrab kabid anggaran BPKAD ini.

Akibat perbuatan mereka, Kabid Anggaran dan sejumlah staf BPKAD kinj dalam kondisi traumatik dan dilanda kekhawatiran bahkan ketakutan dalam beraktifitas terkait ancaman pembunuhan, penikaman dan pemukulan. “Saya dan staf saya seperti tak leluasa lagi dalam menjalankan tugas-tugas kami akibat ancaman itu tadi,” tambah Vidya Rompas.

Sementara itu menyikapi perusakan fasilitas ruangan kerja Sekdakot dan fasilitas kantor BPKAD, termasuk ancaman pembunuhan, penikaman dan ancaman pemukulan kepada Kabid dan sejumlah staf BPKAD, Egenius Paransi, Pakar Hukum Pidana UNSRAT Manado mengatakan hal itu merupakan perbuatan kriminalisasi sehingga harus ditindak tegas tanpa pandang-bulu. 

Paransi juga meminta Kapolres Manado untuk menyebarkan anggotanya dalam rangka menjaga kondusifitas kerja di lingkungan Kantor Walikota Manado sekalian untuk berjaga-jaga mengantisipasi kejadian beberapa waktu lalu tidak terulang lagi. “Karena sejumlah pejabat penting dan staf BKAD merasa tidak nyaman lagi dalam menunaikan tugas-tugas mereka,” desak Paransi. (dns)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *