Manado,Swarakawanua.id-Pemkot Manado yang dipimpin oleh Walikota Andrei Angouw dan Wawali dr. Richard Sualang tampaknya qmulai tendensius terhadap Polda Sulut.
Buktinya, Pemkot Manado mulai membenturkan anggota DPRD Kota Manado dengan Pihak Polda Sulut.
Pembenturan Dewan dan Polda terkait kehadiran Bajaj di Kota Manado..
Anggota DPRD Kota Manado mulai mengrtisi pihak Polda Sulut terkait kehadiran alat transportasi Bajaj d Kota Manado, walaupun ijin belum dikeluarkan Pemkot Manado melalui Dinas Perhubungan tapi Bajai tetap beroprasional karena pihak Polda Sulut yang membackup hal itu.
Seperti diungkapkan Legislaror Partai Gerindra Jendry Ambrain bahwa Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Manado menyampaikan bahwa Bajai di Manado berperasi, karena dibackup oleh pihak Polda Sulut.
“Kita sudah tanyakan ke Dinas Perhubungan Kota Manado dan menurut sekretaris dinas bahwa kami belum mengeluarkan izin operasional tapi Polda Sulut yang mengawal Bajai beroperasional di Manado,” ucap Sekretaris Komisi III DPRD Kota Manado ini, Senin ((15/07/2025).
Bahkan tercium juga ada upaya dari petinggi di Manado yang disebut-sebut salah satu ‘kartu AS’ di Pemkot Manado yang ikut memanas-memanasi anggota DPRD Kota Manado untuk ‘menyerang’ Polda Sulut terkait beroperasinya Bajai tersebut. (Danz*).

























