Manado, Swarakawanua.id-Setelah pujian kepada Kapolda Sulut, Irjen Royche Langie berhasil membongkar dugaan korupsi dana hibah Pemprov Sulut ke Sinode GMIM. Kini giliran pujian serta apresiasi masyarakat Sulut dialamatkan kepada Kejati Sulut, Jacob Hendrik Pattipelohy..
Menjabat Kejati Sulut masih dalam hitungan hari, Jacob Hendrik Pattipelohy yang adalah putra Ambon, Provinsi Maluku ini, sudah berhasil menangkap pencuri uang negara dugaan kasus korupsi pembangunan gedung Fakultas Hukum danFakultas Teknik Unsrat.
Buktinya, Jumat (17/10/2025) kemarin, mantan Rektor Unsrat Ellen Kumaat dan dua rekannya berhasil diborgol Kejati Sulut Hendrik Pattipelohy.
Mantan rektor Unsrat dan dua orang lainnya dijeblos ke Rumah Tahanan (Rutan) Malendeng, Kota Manado.
Kehadiran putra Ambon sebagai Kajati Sulut akan membuat misi Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling (YSK) akan tercapai untuk menangkap semua maling uang rakyat di Sulut alias koruptor.
Ketua INAKOR Sulut Rolly Wenas mengapresiasi kinerja Kejati Sulut di bawah kepemimpinan Hendrik Patipelohi.
“Sebagai pegiat anti Korupsi saya mengapresiasi kinerja pak Kejati Sulut yang begitu cepat menangkap para koruptor di daerah ini,” ujar Ketua INAKOR Sulut, Rolly Wenas.
Lanjut Rolly Wenas, Kajati Sulut harus komit dan tegas terhadap penegakkan hukum supaya misi Presiden Prabowo dan Gubernur YSK berhasil di Sulut.
“Ini kolaborasi yang baik antara para penegak hukum baik Polda dan Kejati Sulut, sehingga misi pak gubernur Sulut untuk tangkap semua koruptor di Sulut berhasil,’ tegas.
Menurut Rolly Wenas, selama ini terjadi pergantian kajati di Sulut tapi tak satupun yang berani menangkap koruptor yang melibatkan orang besar di daerah ini.
“Ta kurang dari dua puluan laporan dugaan kasus korupsi yang saya bawa ke Kejati Sulut, tidak ada satupun kasus yang ditindaklanjuti oleh APH di tempat tersebut. Bahkan saya berpraduga tak bersalah, ada apa-apa di balik ini,” terang Ketua INAKOR Sulut.
Dia berharap Kajati Sulut yang baru ini tetap berpegang pada komitmen bulat dan tinggi untuk bersih-bersih koruptor dan mafia tanah di muka
Bumi Nyiur Melambai.(Danz*).





















