Manado,Swarakawanua.ID-Tindakan tegas Ketua Pengadilan Negeri (PN) Manado Achmad Peten SH, MH akan menjalankan putusan negara melakukan eksekusi lahan eks Corner52 yang berada di kawasan Sario, Kota Manado ternyata membuat pihak yang mengklaim lahan itu adalah miliknya merasa pusing dan melakukan berbagai cara untuk mempertahankan tanah yang bukan hak miliknya.
Salah satu cara yang dilakukan melalui teror dan ancaman agar pihak PN Manado tak akan menjalankan kegiatan eksekusi, karena takut akan aksi premanisme.
Terbukti, Ketua PN Manado diteror bahkan diancam oleh orang-orang tak dikenal yang diduga adalah suruan Ko Simon untuk menakut-nakuti Ketua PN Manado.
Aksi premanisme itu tak membuat nyali Ketua PN Manado ciut.
Berdasarkan informasi dari pegawa PN Manado, di lokasi kantor PN Manado, dua unit mobil Avanza pada subuh masuk ke lokasi kantor.
Tak hitung tiga, para orang-orang tak dikenal bergerak turun dari mobil kemudian memasang dua buah spanduk serta poster.
Isi dari spanduk dan spanduk itu merupakan teror dan ancaman bagi Ketua PN Manado, Achamd Peten.
Gerak cepat memasang spanduk lalu kemudian masuk kembali ke mobil kemudian langsung tancap gas.
Dua unit mobil Avasa tak kantongi plat nomor Polisi memasang dua buah spanduk sebagai sinyal ancaman bagi Ketua PN Manado.
Ketua PN Manado tetap tegak lurus menjalankan putusan negara eksekusi lahan eks Corner52.
Langkah awal Ketua PN Manado yakni menggelar sita eksekusi rencana Jumat (28/11/2025) sambil menunggu eksekusi dilakukan bulan Januari.
“Karena saya menghormati bulan Desember jadi saya gelar sita eksekusi dulu,” kata Dia kepada sejumlah wartawan, Rabu (26/11/2025) kemarin.
Berdasarkan data yang dihimpun lahan atau pekarangan Wisma Sabang Eks Corner 52 keabsahannya sesuai Keputusan PN Manado No.112/PDT.G/2003/PN.Manado, bahwa pekarangan Wisma Sabang sertifikat hak guna bangunan nomor : 20/Sario seluas 1.790 M2 tertanggal 12 Desember 1973 merupakan milik Novi Poluan sebagai ahli waris yang sah Lie Boen Yat dan berhak atas harta warisan peninggalan dari Firma Lie Boen Yat & Co. (Danz*).






















