Manado, SwaraKawanua.ID- Hasil hearing Komisi Satu Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Manado bersama stakeholder untuk penanganan permasalahan banjir di kelurahan Malendeng Kecamatan Paal Dua pada Senin (22/02) untuk mengunjungi beberapa pengembang yang menjadi keluhan masyarakat dimana menyadi penyumbang permasalahan di tindak lanjuti. Selasa (23/02).

Permintaan masyarakat dalam hearing tersebut meminta kepada para pengembang untuk dapat memperbaiki drainase dan memindahkan aliran air ke daerah aliran sungai (das) Tondano serta mengharapka ada bantuan kasih kepada masyarakat terdampak bencana di kelurahan Malendeng.
Kunjungan pertama tim Komisi satu yang di pimpin langsung Sekretaris Komisi Bobby Daud di dampingi Jeane Laluyan ke Greend Hill residence dan di sambut oleh Direktur Utama Ranto Prasetyo dan Maksi Mandagi sebagai direktur Operasional.
Managemen Greend Hill akan memenuhi permintaan warga termaauk membuat Kolam retensi serta akan memberikan bantuan armada dump truck untuk mengangkat sisa tanah akibat banjir.

Setelah selesai dengan Green Hill tim menuju ke Malendeng residence sambil mampir melihat lokasi kolam resapan dan lokasi drainase penyebab banjir.

Direktur Malendeng residen Irwan Lie menyambut kedatangan tim sambil menjelaskan status kependudukan masih Manado tapi wilayah masuk Kabupaten Minahasa Utara.

Setelah di berikan penjelasan oleh Sekretaris Komisi Lie bersedia akan memenuhi permintaan warga dengan tetap berkoordinasi dengan Camat Paal Dua dan Lurah Malendeng.

Setelah selesai melakukan kunjungan lapangan ke beberapa pengembang, Komisi satu DPRD Kota Manado kembali ke kantor sambil terus berkoordinasi dengan stakeholder guna kepentingan masyarakat Kota Manado. (adv/Liputan Khusus).




























