Caption: Panitia SMSI Saat Dilantik Ketua Sinode GMIM, Pdt Dr. Adolf Katuuk-Wenas.(*)
Manado,Swarakawanua.IDSetelah dipercayakan sebagai Ketua Panitia Paskah Nasional 2026, sosok pengusaha muda Recky Langie yang tak henti melayani Tuhan kembali dipercayakan menjadi Ketua Panitia
Sidang Majelis Sinode Istimewa (SMSI) ke-82 yang akan dilaksanakan di wilayah Manado Barat Daya pada bulan Juni mendatang.
Pelantikan Panitia SMSI ke-82 dilakukan langsung oleh Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM, Pdt Adolf Katuuk Wenas MTh bertempat di Jemaat GMIM Imanuel Bahu, Wilayah Manado Barat Daya (MBD), Minggu (01/03/2026) 09.00 WITA dalam ibadah Minggu pagi.
Recky H Langie Dipercayakan Ketua Panitia didampingi tujuh wakil ketua. Wakil Ketua Satu yakni Ketua BPMW GMIM MBD, Pdt Marherry Bawinto MTh.
Sedangkan Sekretaris Panitia SMSI dipercayakan kepada Dolfie Angkouw dan Bendahara Prof Dr Deitje Katuuk MPd.
Kepanitiaan ini memiliki 11 seksi dengan total personalia mencapai 197 orang.
Sidang Majelis Sinode Istimewa (SMSI) ke-82 yang direncanakan berlangsung di Wilayah Manado Barat Daya pada Juni 2026 mendatang.
Ketua BPMS GMIM Pdt Adolf Katuuk Wenas MTh berpesan kepada Panitia agar bekerja dengan setulus hati.
“Selamat bekerja. Kerja dengan tulus, bukan untuk siapa tapi demi gereja ini, dan oo la” kata Pendeta Katuuk.
Ia berharap Panitia SMSI bekerja cepat dan tepat. Laksana tukang periuk, ketika ada yang salah, langsung diperbaiki.
“Panitia, bekerjalah dengan baik. Jika demikian, jemaat akan mengingat perbuatan dan pengabdian tersebut,” ujarnya.
Recky Langie menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia mohon dukungan doa seluruh jemaat GMIM.
“Mari kita bekerja sama. Berbuat yang terbaik untuk pelayanan Gereja Tuhan,” ujar Recky yang notabene Ketua Panitia Paskah Nasional 2026 di Sulawesi Utara. Dan yang lebih dalam sambutan Recky Langie, mengatakan bahwa lewat SMSI ini akan ada reformasi iman tata gereja GMIM yang ada.
Dia mengatakan kepanitian ini bukan sekedar bekerja untuk mensukseskan agenda SMSI Sinode GMIM melainkan untuk memuliakan nama Tuhan Yesus Kristus sebagai kepala gereja. (Danz*).




















