Manado,Swarakawanua.I- Politeknik Manado (Polimdo) dan Pemkot Manado tandatangani kerja sama. Tekan MoU dilakukan langsung oleh Walikota Manado Andrei Angouw dan Direktur Polimdo, Dra. Maryke Alelo, MBA.
Pada kesempatan itu juga, Walikota Manado Andrei Angkouw diberikan kesempatan untuk menggelar kuliah umum.
Di hadapan ratusan mahasiswa Polimdo, Walikota Andrei Angouw mengingatkan perguruan tinggi tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga menghasilkan karya inovatif yang mampu menjawab kebutuhan dan tangan pasar global.
“Kampus harus mampu menciptakan lulusan yang memiliki etos kerja, keterampilan, karakter, serta semangat kreatif yang tinggi,” ujarnya di hadapan mahasiswa.
Selain inovasi teknologi, Polimdo juga diharapkan memperkuat jejaring alumni agar dapat membuka lebih banyak peluang kerja bagi lulusan baru. Angouw mengajak alumni yang telah bekerja di berbagai sektor untuk membantu generasi berikutnya agar bisa berkembang di dunia kerja.
Data menunjukkan sekitar 45 ribu lulusan sarjana masih menganggur, dengan tingkat pengangguran terbuka lulusan D4 hingga S3 mencapai 6,23 persen.
Karena itu, mahasiswa didorong meningkatkan kompetensi diri, termasuk penguasaan teknologi informasi, pemahaman terhadap perkembangan Artificial Intelligence (AI), serta kemampuan bahasa asing seperti bahasa Inggris dan Mandarin agar mampu bersaing di tingkat global.
Direktur Politeknik Negeri Manado Dra. Maryke Alelo, MBA, sangat bangga atas kehadiran Walikota Manado. Bahkan sempat meminta bantuan tambahan lahan kepada Walikota untuk faslitas parkiran di kampus. Sebab saat ini.kendaraan mahasis wa banyak diparkir di trotoar jalan dan sudah sangat sempit. (JS). (Danz*).























