Manado,Swarakawanua.ID-Aktivis Sulut Calvin Castro mengapresiasi Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn), Yulius Selvanus Komaling (YSK) yang sudah resmi melantik dan pengambil sumpah janji Tahlis Galang sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara Definitif pada Senin (04/05/2026) di ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulut.
Pelantikan Tahlis Gallang sebagai Sekprov Sulut sebagai putra BMR, menurut Calvin Castro sebagai bukti komitmen tinggi Gubernur YSK terhadap masyarakat Bolmong Raya (BMR).
Tahlis Galang S.IP., M.M dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 41/ TPA Tahun 2026 yang ditetapkan pada tanggal 15 April 2026.
Pelantikan Tahlis Gallang juga tak luput dari pengawalan Calvin Castro hingga proses pelantikan dilaksanakan.
“Terima kasih Pak Gubernur Sulut karena proses pelantikan pak Tahlis sudah berjalan dengan baik. Saya berharap motor pemerintahan berokrasi Sulut berjalan dengan baik. Dan pelantikan ini merupakan awal reformasi birokrasi di lingkup Pemprov Sulut. Saya juga berharap pak Sekprov yang baru dilantik bisa loyal dan membantu pak Gubernur YSK dalam menata adminstrasi pemerintahan yang ada,* harap aktivis top Sulut ini.
Sementara itu, Tahlis Gallang kepada sejumlah media mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Bapak Gubernur Yulius Selvanus yang telah memberikan tugas dan tanggung jawab ini kepadanya, serta mempercayakan amanah besar ini terhadap dirinya.
“Terima Kasih kepada Pak Gubernur yang dari awal telah mengusulkan saya sebagai Sekretaris Daerah sampai proses pelantikan tadi,” , ujar Tahlis Gallang.
Tahlis menambahkan, Secara Pribadi dan Keluarga, dirinya ucapkan rasa syukur dan banyak terima kasih kepada Bapak Presiden yang telah menetapkan Saya sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara.
“Alhamdulillah, Terima Kasih kepada Bapak Gubernur, atas kepercayaan yang diberikan, ini adalah amanah besar”, imbuhnya.
Gubernur Yulius Selvanus dalam kesempatan itu menyatakan keyakinannya bahwa Tahlis mampu memperkuat kinerja birokrasi serta mendorong implementasi kebijakan pemerintah daerah secara lebih optimal.
Dengan pengalaman panjang di dunia birokrasi, Tahlis diharapkan dapat mempercepat koordinasi lintas perangkat daerah, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Sulawesi Utara.
Pelantikan ini menandai babak baru dalam manajemen pemerintahan daerah, dengan harapan terciptanya birokrasi yang lebih solid, adaptif, dan berorientasi pada hasil.
Acara diakhiri dengan pemberian ucapan selamat dari para pejabat dan undangan yang hadir. (Danz*).























