Desa Paniki Atas Terima 13 Mahasiswa KKN UNIMA

Minut SwaraKawanua.id – Mengangkat Tema ‘UNIMA Membangun Desa Melalui Mapalus Untuk Mendukung Merdeka Belajar Kampus Merdeka’. Desa Paniki Atas Kecamatan Talawaan Kabupaten Minahasa Utara menerima 13 orang mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Manado (UNIMA) Selasa (16/3/21) di ruang serba guna kantor Hukum Tua Paniki Atas.

Camat Talawaan Ruben Lengkongmengatakan sebagai pemerintah tentunya meiliki tanggung jawab besar sebab telah di berikan ijin oleh pihak kampus Bahakan keluaraga. “Saya berharap dapat diberikan pelayanan yang baik dari Desa baik tempat tinggal atau lainnya. Sebab mereka akan menginap selama masa KKN,” katanya.

Ia berharap adanya kerja sama yang baik antara Mahasiswa KKN dan perangkat desa dalam melakasanakan program kegiatan mengingatkan ini merupakan hal baik bagi Desa Paniki Atas bahkan Mahasiswa.

“Kami menyambut dengan baik kedatangan adik-adik semoga dapat bekerja sama dengan baik. Jadilah teladan yang baik ketika berada di Desa Paniki Atas tinggal kan hal positif dan jangan meninggalkan bagi masyarakat. Selamat datang dan selamat mejalakan tigas KKN,” tambah Lengkong.

Ditempat yang sama, Hukum Tua Paiki Atas Lanny Tumbol mengatakan untuk semua fasilitas seperti tempat tinggal sudah di siapkan dua rumah secara terpisah.

“Kami telah menyiapkan semua keperlua Mahasiswa KKN. Saya berharap kerja sama baik dalam menjalankan program-program yang telah di canangkan oleh adik-adik,” kata Tumbol. Sembari mengharapakan mahasiswa KKN dengan cepat mampu menyatu dengan masyarakat Desa Paniki Atas.

Lima Program Kerja Mahasiswa KKN UNIMA
-Kerja bakkti di setiap lingkungan
-Olahraga dalam bentuk senan atau zumba
-Memeberikan pembelajaran bagi Siswa/i SD
-Mengikuti ibadah disemua dominasi Gereja yang ada di Desa Hukum Tua
-Membantu pekerjaan kantor kepala Desa seperti malakukan sensus dan lainny.

Sebagai tambahan 13 Mahasiswa teridir dari lima laki-laki dan delapan perempuan yang terbagi di Pendidikan Ekonomi, Akuntansi, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, teknik informatika. (Mesakh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *