Manado, Swarakawanua.id-Walikota dan Wawali Manado, Andrei Angouw dan Richard Sualang punya pekerjaan berat setelah terjadi pergantian pemerintahan di kota Manado. Salah satunya banyak kerusakan jalan di kota Manado. Sejumlah ruas jalan strategis diinventasir banyak yang segera dilakukan perbaikkan oleh Dinas PUPR kota Manado.
Karena itu, Dinas PUPR kota Manado yang dipimpin Jhon Suwu sudah melakukan survei dan identivikasi persoalan kerusakan jalan di kota Manado. Belasan titik ruas jalan di kota Manado masuk emergency penanganan perbaikkan oleh pihak PUPR kota Manado. Apalagi dengan kondisi anggaran yang sangat terbatas, sehingga pihak PUPR kota Manado harus memperbaiki kerusakan infrastruktur publik dalam upaya menuju Manado yang baik ke depan.
Kadis PUPR kota Manado Jhon Suwu di dampingi Jones Sadai kepada Swarakawanua.id menyebutkan belasan jalan dan trotoar yang menjadi prioritas perbaikkan sambil menunggu perubahan anggaran di APBD kota Manado tahun 2021 ini.

Adapun kerusakan ruas jalan yang segera diaspal oleh pihak PU Manado yakni Jalan 14 Februari di depan kantor Kodam Merdeka, jalan di dekat lapangan stadion Klabat, jalan Walanda Maramis, jalan Diponegoro. jalan BW Lapian, jalan Pinkan Matindas, Jalan Veteran Pasar Bersehati, Jalan Ari Lasut, jalan Kasuratan, Jalan Sungai Sadang, Jalan Tom Pakowa, Jalan Siswa daerah Taas, Jalan Lumimuut, Jalan Lengkong Waya masuk dari arah PT Bosowa dan jalan di daerah turun-turun Pikat.
“Kerusakan jalan-jalan yang ada sifatnya masih suwadaya PUPR kota Manado karena anggaran sangat terbatas. Ini sudah menjadi emergency kerusakan yang harus diperbaiki pihak PUPR kota Manado,” ungkap Kadis PUPR kota Manado, Jhon Suwu sambil menuturkan tim PUPR kota Manado sudah inventarisir kerusakan jalan dan sementara identifikasi kerusakan untuk dilakukan pengaspalan. Begitu juga dengan trotoar yang rusak menjadi prioritas perbaikan oleh pihaknya. (Danz).






















