Manado, Swarakawanua.id-Pihak Rumah Sakit (RS) Medical Center Paal Dua Manado membantah keras telah melakukan praktik kecurangan dengan sengaja mengcovidkan pasien yang meninggal.
“Apa yang kami lakukan tentu berpedoman pada ketentuan yang ada. Tidak ada yang namanya kecurangan atau sengaja mengcovidkan pasien,” pihak manajemen RS Medical Center, Adrian Kaeng saat dihubungi Senin (28/7/2021) malam.
Tenaga medis, jelasnya, sudah mengambil tindakan tepat, prosedur yang benar dan pelayanan terbaik terhadap pasien tersebut. “Ada hasil swab antigen dan swab PCR. Pasien terkonfirmasi covid-19,” terang Adrian.
Ia menyampaikan turut berbelasungkawa untuk pasien yang meninggal. Ia juga berpesan agar warga disiplin menjalankan protap kesehatan.
“Covid masih mengganas. Ayo selalu gunakan masker, mencuci tangan dengan air mengalir dan menjaga jarak. Kita jaga kesehatan bersama,” ujarnya.
Ditambahkan Adrian sesuai data yang dari pihak RS Medical Center pada hari Rabu 28 Juli 2021 Jam : 12.17 Wita
Telah di nyatakan meninggal dunia pasien konfirmasi covid -19 di RSU Manado Medical Center pasien dengan Identitas:
Nama: Ny Henny sengkey
Umur: 72 thn
Jenis kelamin: perempuan
Alamat : lingkungan 1. Kel.buha. kec.mapanget.
Agama : kristen
Tanggal masuk: 15/07/2021
Jam: 18.06
Diagnosa masuk :
-Susp Covid 19
Antigen gejala berat
- Susp Pneumonia Hasil Antigen (+) tgl
24/07/2021
Hasil PCR 1 positif (+)
Hasil keluar tgl 21-7-2021
Dia mengatakan, pihak rumah sakit selama ini malah justru membantu masyarakat dalam memberikan pelayanan. Sebelumnya beredar sebah video amatir memperlihatkan sesosok mayat dibiarkan di atas tanah aspal. Ada debat kusir antara aparat dan keluarga pasien.
Sumber keluarga menjelaskan sang pasien bukan terpapar covid. “Tidak pernah ada informasi oma kena covid. Oma juga tidak pernah dirawat di ruangan isolasi,” jelas Erlin, salah satu keluarga pasien.
Menurutnya, pasien tidak pernah menjalani swab PCR tiba-tiba divonis covid. “Nda ada swab terus disuruh tanda tangan surat keterangan covid. Jelas kami keberatan,” katanya.
Sementara salah satu aparat menyampaikan jika pihak rumah sakit sudah menjalankan tugasnya dengan baik. Ia meminta keluarga pasien untuk ikhlas. (Dans)





















