Manado, Swarakawanua.id-Dalam rangka persiapan menuju Miss WORLD PEACE 2021, perwakilan Indonesiaz Allanys Zefanya Kambey melakukan berbagai macam persiapan untuk tampil di kontes kecantikan dunia tersebut.
Putri cantik berdarah Minahasa ini melakukan foto shoot dengan megangkat budaya khas Indonesia dan kali ini Allanys memfokuskan diri untuk membawa kebudayaan Sulawesi Utara terlebih khusus budaya Minahasa.
Ini terlihat dalam salah satu foto terbaru Allanys dengan mengunakan pakaian adat Sulawesi Utara. Menurut Nasional Director Davina Pietrek, persiapan menuju ajang internasional kali ini semuanya sudah didiskusikan dan sementara dsiapkan mulai dari public speaking, catwalk, nasional kostum, dan gaun gaun yang nantinya akan dipakai di ajang internasional ini.

Menurut Regional Director Winfrit Lakoy perwakilan Indonesia untuk Miss World Peace kali ini akan focus pada mengangkat pariwisata Sulawesi Utara di antaranya kawasan ekonomi khusus sejalan dengan program pemerintah pusat dan daerah. “Maka kami akan membawa tema The Hidden of Nort Sulawesi tema ini akan ada mulai dari gown untuk preliminary competition, nasional kostum, hingga gaun pamungkas untuk malam puncak pemilihan miss world peace yang akan di selenggarakan di Cina,” ucapnya.
Selain itu, Allanys nantinya akan mengenalkan budaya serta tempat pariwisata Indonesia terlebih khusus Sulawesi utara lewat presentasi budaya nantinya yang akan di saksikan seluruh kontestan dari seluruh Negara yang ada di dunia.

hal ini akan sangat efektif untuk promosi pariwisata di Sulut. Winfrit Lakoy nantinya akan mendampingi Allanys selama kompetisi berlangsung.
Alannys dan tim yang berharap dalam mempersiapkan ke ajang internasional kiranya memohon doa restu masyarakat Sulut. Salain itu juga masyarakat boleh berbangga dengan pencapaian serta kerja keras Allanys dan tim sehingga boleb tampil di ajang kecantikan putri-putri di dunia ini.

Dia juga berharap dukungan pemerintah Sulawesi Utara dalam hal ini Gubernur dan wakil gubernur sulut agar nantinya mahkota internasional pertama Indonesia di ajang miss world peace bole dibawa pulang ke tanah air Indonesia. (Oping Mona).





















