Minut, Swarakawanua.id – Buapati Minahasa Utara (Minut) Joune Ganda mengatakan akhir bulan Desember 2021 vaksinasi harus terpenuhi atau capai target.
“Hal itu merupakan target kami pemerintah daerah,” ujarnya ketika mengikuti rapat koordinasi percepatan vaksinasi covid-19 di kantor Bapelitbang Minut Kamis (9/12/21).
Pada rapat tersebut Bupati Joune menyayangkan sampul vaksin sekitar 3000 kadaluarsa. Menurutnya hal ini seharusnya dapat dimaksimalkan sebagai contoh dapat diberikan pada keluarga anggota TNI/Polri, organisasi dan bahkan masyaraka lain yang belum divaksin.
“Jadi untuk menghindari hal yang sama terjadi saya akan melaksanakan operasi pemeriksaan vaksinasi di beberapa titik di Minut. Termasuk masyarakat yang keluar dan masuk,” beber Bupati Joune.

Menindaklanjuti apa yang telah direncanakan Buapati Joune berharap dukungan dan dampingan dari Kepala-kepala OPD dalam melaksanakan door to door bagi masyarakat yang belum divaksin.
“Tentunya pejabat-pejabat tinggi harus siap sehingga pencapaian bisa lebih maksimal dan sesuai target. Hal ini tentu akan lebih baik dalam pelaksanaan penanggulangan covid-19 di Minut. Agar data 50,30 persen secara actual dapat diseimbangkan dengan data dari KTP yang telah 71,64 persen,” lanjut Bupati.
“Langkah yang akan kami ambil adalah peningkatan kegiatan ini, evaluasi hasil pelaksanaan vaksinasi akan dilaksanakan setiap 2 hari dan juga harus ada komitmen yang sungguh sungguh dari semua pihak, agar semua target yang di sepakati, dapat tercapai,” Kunci Bupati Joune menambahkan penyampaiannya dalam rapat tersebut.
Sebelumnya Kadis Kesehatan Stella Safitri melaporkan apa yang menjadi kendala sehingga belum tercapainya target vaksinasi. Kata dia, kurangnya kesadaran masyarakat untuk ambil bagian dalam vaksinasi.
“Karena hal itu sehingga dari data dilapangan baru 55,30 persen atau masih jauh dari target yang telah disepakati bersama pada rapat koordinasi sebelumnya,” ujarnya.

Rapat yang juga dihadiri oleh Forkompida, Kapolres Minut AKBP Bambang Wibowo mmeberikab masukan ia menagatakan dari data-data yang di himpun saat ini harus di sepakati terlebih dahulu dan harus sesuai dengan sasaran Vaksinasi yakni 178.440.
Menurutnya dri data PCare sampai dengan 7 Desember 2021 ada beberapa Kecamatan yang masih belum tercapai targetnya antara lain Kecamatan Kalawat 42,47% dan Kecamatan Dimembe 43,38%. Hanya Kecamatan Likupang Selatan saja yang mencapai 85,35%, begitu juga dalam pencapaian di dosis ke 2 yaitu 73,60%.
“Target harian dalam pelaksanaan vaksinasi ini harus tercapai dan harus di konsolidasikan ke tingkat Kecamatan dan masing masing Hukumtua agar supaya target Kita di akhir tahun ini dapat tercapai,” terang AKBP Bambang Wibowo.
(Mesakh)


























