Viral Hina Prabowo, DPD Gerindra Sulut Lapor Edy Mulyadi ke Polda Sulut

Caption: Pengurus Gerindra Sulut di Bawah Kepemimpinan Ir. Conny Rumondor Foto di Mapolda Sulut Usai Melapor Edy Mulayadi. (*).

Manado, Swarakawanua.id-Konten heboh ujaran kebencian dan penghinaan yang keluar dari mulut Edy Mulyadi terhadap Ketua Umum DPP Partai Gerindra, yang juga Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto disikapi serius partai dan kader Gerindra se-Indonesia terlebih para ketua DPD parai Gerindra termasuk partai Gerindra Sulut.

Ujaran Kebencian yang disebutkan Edy Mulyadi bahwa Prabowo Subianto “Seperti macan yang menjadi Meong” akhirnya bakal membawa petaka bagi Edi Mulyadi.

Buktinya, akibat mulut Edi yang ember, membuat Edy Mulyadi DPD Partai Gerindra se Indonesia melaporkannya ke Polda di wilayah masing-masing

Mewakili DPD Partai Gerinda Sulut, laporan ke Edy Mulyadi dilayangkan langsung oleh DPD Partai Gerindra Sulut di bawah kepemimpinan Conny Rumondor, Sabtu (22/1/2022) ke Mapolda Sulut.

Rumondor bersama pengurus DPD Partai Gerindra Sulut, yakni Sekertaris Partai Isran Rahmat Febriansyah,SH, legislator Kota dari Partai Gerindra DR Gerindra Benny Parasan SH MA, dan ketua Tim Advokasi Partai Gerindra Stevie Da Costa SH MH melaporkan Edy Mulyadi ke Mapolda Sulut, dengan nomor laporan STTLP/29.a/I/2022/SPK.

Menurut Rumondor, laporan tersebut adalah inisiatif dari DPD Partai Gerindra Sulut. “Laporan ini atas inisiatif dari pengurus DPD Partai Gerindra Sulut, untuk melaporkan Edy Mulyadi karena telah lancang mengatakan ketua umum Partai kami Bapak Prabowo Subianto seperti macan yang yang menjadi Meong di media sosial. Dan ini sangat dikecam oleh seluruh pengurus DPP di Daerah,” tutur Conny.

Lanjut dikatakan Conny bahwa pelaporan ini adalah salah satu bentuk ketegasan Partai Gerindra di bawah kepemimpinan Conny Rumondor, agar siapa saja tidak boleh bicara seenaknya apalagi mengucapkan ujaran kebencian kepada Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo yang saat ini sedang mengemban tugas Negara sebagai Menhan RI, yang merupakan Icon Partai Gerindra, serta kebanggaan seluruh kader Partai Gerindra saat ini.

“Edy Mulyadi sangat tidak menghargai kalau Pak Prabowo adalah seorang menteri yang saat ini sedang mengemban tugas negara sebagai Menhan untuk mengamankan NKRI, dan menjaga stabilitas keamanan dan kedamaian bangsa Indonesia dan tentunya tugas ini sangat berat,” katanya.

“Harusnya dia menghargai itu, dan berterima kasih kepada Bapak Prabowo Subianto. Dan Bapak Prabowo Subianto adalah Icon partai Gerindra. Dan saya meminta melalui Polda Sulut, untuk mengusut tuntas kasus ini, dan tangkap serta penjarakan Edy Mulyadi, ” tegas Rumondor.

Diketahui tak hanya mengucapkan ujaran kebencian kepada Prabowo Subianto, Edy Mulyadi juga lewat salah satu forum, dan saat ini telah viral di Medsos serta tik-tok berdurasi 20 detik. Dimana disebutkan bahwa kalau daerah Kalimantan yang nantinya akan menjadi Ibu Kota Baru, adalah tempat kuntilanak, Gonderuwo dan tempat pembuangan anak Jin. (Danz*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *