Caption: Foto Ketua Umum (Ketum) PDIP Megwati Soekarno Putri dan Presiden Jokowi Pertemuan Beberapa Waktu Lalu. (*).
Swarakawanua.id-Posisi Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) masih menjadi jatah partai PDIP. Karena itu, sejumlah nama pengganti Tjahjo Kumolo (Aarhum) di posisi Menpan-RB di kalangan kader PDIP mencuat.
Kalangan Istana Kepresidenan pun tak menapik nama-nama pengganti Tjahjo Kumolo seperti Gubernur Sulut yang juga Bendahara Umum (Bendum) PDIP yakni Olly Dondokambey.
Nama-nama kader yang layak menjadi menggantikan Tjahjo pernah disebut oleh Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat.
Mulai Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey. Djarot menyebut kedua nama itu berpeluang karena prestasinya memimpin daerah.
“Kita banyak stok, ada Pak Ganjar, ada Pak Olly, sebagai gubernur. Jadi kita banyak stok yang baik-baik, belum lagi kepala daerah kita yang di kabupaten/kota maupun provinsi dan sebagainya. Jadi stok kader di PDIP mencukupi, karena kita rutin sistematis berkelanjutan mengadakan sekolah partai dan kaderisasi yang salah satunya adalah ini,” kata Djarot di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/7) lalu.
Namun Djarot mengatakan tak menutup kemungkinan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Wakil Ketua MPR Fraksi PDIP Ahmad Basarah bisa menggantikan Tjahjo Kumolo di posisi MenPAN-RB. Meski demikian, Djarot sekali lagi menegaskan urusan pengganti Tjahjo Kumolo sesuai kewenangan Presiden Jokowi dan penugasan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.
“Pak Hasto juga bisa. Artinya apa, kita banyak stok, Pak Basarah juga bisa, kita banyak stok ya, dari PDIP banyak stok. Pak Basarah oke, Pak Hasto oke, tergantung kepada dari penugasan. Yang punya kewenangan itu Ibu Ketum, tapi yang menentukan siapa, Presiden, karena yang menentukan itu Presiden. Yang jelas adalah partai akan mendukung penuh tugas-tugas dari Presiden dan menyukseskan program-program beliau sampai dengan akhir masa jabatan,” lanjut dia.
“Namanya sebenarnya sudah hampir mengerucut. Tapi nanti akan dibahas Presiden dan Ibu Mega,” kata Seskab Pramono Anung di kompleks Istana, Jakarta, Senin (8/8).
Pramono tak membeberkan nama-nama yang masuk bursa MenPAN-RB. Dia menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi. “Ya itu nama hak sepenuhnya Presiden, nanti biar keluar dari Presiden,” ujar Pramono.
Sementara itu, info yang beredar Ketum PDIP Mega Wati Soekarno Putri ‘pasang badan’ me nggolkan jabatan Menpan-RB dari kalangan kader ke Presiden Joko Widodo. Bahkan jabatan Menpan-RB sudah mengerucut ke nama Olly Dondokambey dari kalangan PDIP.
Itu karena keberhasilan Olly Dondokambey memimpin Sulut. Selain itu juga, Olly adalah Bendahara Umum (Bendum) PDIP.
Olly Dondokambey dikabarkan Minggu (21/08/2022) telah bertolak ke Jakarta. Apakah kepergian karena tugas negara sebagai Gubernur Sulut atau dipanggil mempersiapkan diri masuk kabinet Jokowi-Amin dalam pergantian posisi Menpan-RB. (Danz*).





















