Salah satu kegiatan pelantikan pejabat Manado beberapa waktu lalu
Manado, SwaraKawanua.ID-Pilkada Manado sudah berakhir. Walaupun hasilnya masih dalam proses perhitungan suara, namun Andrei Angouw dan Richard Sualang (AARS) sudah keluar sebagai jawara Pilkada Manado 2020.
Kemenangan paslon walikota dan wawali dari partai PDIP ini membuat pejabat Manado mulai ilang jalan. Tak pelak, para pejabat Manado dikabarkan mulai mencari suaka ke petinggi PDIP sebelum kepemimpinan Walikota Mansdo DR. GS. Vicky Lumentut dan Mor Bastian akan berakhir 9 Mei 2021 mendatang.
Para pejabat Manado secara diam-diam mulai melakukan upaya penyelamatan jabatan mereka dengan menghubungi para kader partai, tim sukses, pengurus partai bahkan personil fraksi PDIP di DPRD kota Manado. Hanya saja, para kader terbaik dan anggota fraksi PDIP Manado tidak menanggapi lebih bahkan menjanjikan ‘manis-manis’ kepada para kepala dinas bahkan kepala bagian (Kabag) di lingkup Pemkot Manado meminta suaka politik jabatan tersebut.
“Para kepala dinas sudah mengucapkan selamat atas kemenangan AARS tapi kami tahu maksud dari ucapan bahkan panggilan telpon masuk dari mereka,” ujar salah seorang anggota fraksi PDIP kepada wartawan. Anggota DPRD kota Manado ini menjelaskan, kader dan anggota fraksi juga mengetahui siapa-siapa yang berjuang dalam gerbong Paslon ODSK dan AARS di Pilkada 2020.
“Kami tahu siapa pejabat yang bersama-sama dengan kami dan yang pasang badan di Pilkada kepada paslon lainnya,” jelas anggota fraksi PDIP kota Manado ini. Namun demikian, lanjut sumber, AARS bukanlah tipe figur pendendam tapj mempunyai kasih yang sangat tinggi.
“AARS akan memakai figur-figur yang bisa bersinergi dan punya kapasitas serta kapabilitas dan terlebih profesionalitas dalam bidang kerjanya untuk memajukan dan mensejahterakan masyarakat kota Manado,” tutup sumber yang mewanti-wanti jangan meyebutkan namanya. (dance siahaya)





















