Jalan Menuju Maliku Mulai Rusak dan Terancam Putus, Bupati FDW Jangan ‘Tutup Mata’

Caption: Maichel Mira alias Mang dan Luther Manengkey. (*).

Manado, Swarakawanua.id-Warga Dua Desa di Kecamatan Amurang Timur, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) yakni Desa Maliku dan Maliku Satu minta perhatian Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) terkait kondisi infrastruktur jalan menuju desa Maliku dan Maliku Satu, yang mulai rusak dan terancam putus.

Maichel Mira, Albert Mira alias Abeng dan Luther Manengkey yang adalah tokoh masyarakat dan tokoh Pemuda warga Desa Maliku menuturkan, jalan di Desa Ritey sudah beberapa kali dipoles, sementara menuju desa Maliku dan Maliku Satu, sama sekali tidak pernah tersentuh pengaspalan.

“Cuma pemerintah aspal sampai ujung kampung desa Ritey, kong kerusakan jalan menuju Maliku dan Maliku Satu belum ditambah lagi Desa Kotamenara, tidak diperbaiki sudah belasan tahun,” ucap Mang, sapaan akrab Maichel Mira didampingi Abeng dan Luther Manengkey.

Lanjut dia, harusnya Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Selatan memperhatikan aspirasi masyarakat dua kampung tersebut, karena pada Pilkada 2020 lalu, warga desa Maliku dan Maliku Satu penyumbang suara signifikan ke pasangan Frangky Donny Wongkar dan Petra Rembang.

“Dorang dua, menang telak di sini, karena itu, pak Bupati jangan tutup mata terhadap kerusakan jalan menuju desa Maliku dan Maliku Satu,” terang mereka.

Mereka berharap pemerintah desa segera mengusulkan kepada Pemkab Minsel agar kerusakan jalan yang ada bisa diperbaiki terlebih jalan yang sudah hampir putus.

“Jalan hampir putus ini, sangat membahayakan dan mengganggu masyarakat pengguna jalan khusunya kendaraan beroda empat.
Warga sangat hati-hati dan ketakutan melewati jalan tersebut,” tambah Abang dan Luther. (Danz*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *