Wow Keren! Jadi Best Seller di Kota Besar di Indonesia, Goresan Joune Ganda di Novel “Lokananta”

Manado, Swarakawanua.id-Wow Keren! Novel Loka Nanta” masuk dalam deretan the BEST SELLER di sejumlah kota besar di Indonesia, pasca diluncurkan pada awal Maret 2023 lalu.

PT Elex Media Komputindo menerbitkan novel tersebut. Novel menarik itu, kini terpajang dalam deretan novel BEST Seller di toko buku Gramedia Manado Indonesia tak terkecuali Gramedia di Kota Manado yang berada di jalam Sam Ratulangi dan Gramedia Store Mantos.

Lokananta telah menduduki best seller di toko-toko berikut:

  1. Gramedia World Emerald Bintaro
  2. Gramedia Matraman
  3. Gramedia Central Park
  4. Gramedia Metropolitan Mall Bekasi.

Novel Lokananta ikut mengangkat nama sosok Bupati Minahasa Utara (Minut), Joune Ganda. Itu karena ada goresan Joune Ganda dalam Novel setebal 184 halaman itu.

Bupati Minut Joune Ganda sendiri mengaku bangga, dapat kehormatan menulis pada halaman Kata Pengantar dalam novel itu.

“Saat sepasang anak manusia sepakat untuk menjadi satu, maka harusnya tidak ada penghalang yang bisa mematahkan semangat untuk bisa selalu bersama. Karena manusia ditakdirkan lebih cerdas dalam menghadapi masalah dengan kesabaran hati, sebab itulah jalan keluar untuk menghadapi masalah tersebut,” ujar Bupati Minut yang dikenal rendah hati ini.

Dalam novel itu menceritakan cinta dua sosok yakni Loka dan Ananta.

Cinta mereka cinta sejati, tapi tidak harus menyatu. Karena mereka menyadari cinta sejati itu terpisah, tapi tak ada yang berubah. Mereka menyerahkan kepada Tuhan yang akan menjawab arti cinta sejati mereka.

Dan pada akhirnya, semua itu adalah ujian, ujian dari Tuhan. Cinta berbeda iman itu hanya sebuah ujian, ujian untuk memastikan apakah manusia lebih mencintai penciptanya atau ciptaan-Nya.” tulis Joune Ganda dalam kata pengantar novel ini.

Joune Ganda menutur tulisan dalam buku ini sangat mengedukasi secara universal khususnya generasi muda, terkait dengan menyikapi fenomena makin “menguaknya” isu perbedaan ditengah masyarakat.

“Perbedaan ini begitu nyata dan menganga lebar. Sampai kapan pun tidak akan pernah ada kata kita. Kekuatan cinta tak mampu menjadi alasan untuk bersatu. Tidak ada titik yang bisa menuntaskan kisah ini. Namun, selalu saja masih ada harap akan ada persimpangan yang bisa mereka pilih sebagai jalan untuk bertemu.”kata Joune Ganda mengutip goresan halaman belakang novel ini.


Pantauan media ini, novel hasil karya 3 penulis masing-masing Puguh PS Admajaya, Aji Fahmi dan Aris Kalamantara ini, sejak masuk awal bulan Maret lalu di Gramedia di Manado telah terjual puluhan buku.

Adapun novel ini dibandrol Rp 102 ribu untuk luar pulau Jawa dan Rp 85 ribu khusus di pulau Jawa. (Danz*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *