Caption: Pasangan Wenny Lumentut dan Maivhel Mait (WL-MM) Saat Mendaftar Beberapa Waktu Lalu. (*).
Tomohon,Swarakawanua.id-Kalau pasangan calon walikota/bupati atau Gubernur menang Pilkada 2024 lewat kendaraan politik, itu adalah hal yang biasa-biasa saja.
Tapi kalau pasangan calon menang pilkada lewat jalur independen itu adalah hal yang luar biasa.
Seperti Pilkada Kota Tomohon, pasangan bakal calon Walikota dan Wawali yakni Wenny Lumentut dan Maichel Mait (WL-MM) maju lewat jalur independet.
Paslon WL-MM punya kans kuat catat sejarah baru di Sulawesi Utara (Sulut) menang Pilkada Tomohon.
Itu karena tingkat elektabilitas WL-MM mengalahkan bakal paslon lainnya terlebih petahana di Kota Tomohon yakni Caroll Senduk.
Selain Caroll Senduk, bakal calon walikota Tonohon dari Partai Golkar yakni Micky Wenur juga kalah survei dari Wenny Lumentut.
Tercatat hasil Survei menyebutkan, Wenny Lumentut mengungguli Wali Kota Tomohon Caroll Senduk dengan 37 persen. Angka tersebut berada di atas Caroll Senduk yang mencatat angka 33 persen dan Micky Wenur (14 persen).
Hasil survey tersebut menunjukkan bahwa mantan Wakil Wali Kota Tomohon ini memiliki elektabilitas cukup tinggi.
Selain itu juga, WL-MM berhasil mengumpulkan 42 ribu KTP sebagai dukungan maju di Pilkada.
Padahal yang dimintakan KPU Tomohon hanya 7 ribuan KTP tapi saat mendaftar beberapa waktu lalu, WL MM membawa 11.111 KTP sebagai syarat maju lewat jalur independen.
42 ribu KTP sebagai bukti dukungan rakyat Kota Tomohon kepada pasangan WL-MM.
Menurut aktivis sekaligus pengamat politik yakni Jeffry Sorongan, kalau WL-MM mampu mempertahankan dukungan 42 ribu KTP, maka peluang menang Pilkada Tomohon akan terbuka besar.
Dimana 42 ribu pendukung itu akan menjadi tim pemenangan WL-MM sampai pada tingkat lingkungan di Kota Tomohon.
“Kalau WL-MM mampu mempertahankan dukungan 42 ribu KTP sampai pada hari pencoblosan, maka akan terjadi peningkatan sampai 60 ribu. Artinya, dari 42 ribu orang yang sudah nyatakan dukungan bisa menarik 20 ribu masyarakat lainnya untuk kemenangan WL-MM,” ungkap Sorongan.
Lanjut dia, kecintaan masyarakat terhadap WL-MM cukup tinggi, dikarenakan janji-janji politik petahana Caroll Senduk pada Pilkada 2020 lalu, tidak mampu wujudkan.
Sehingga masyarakat kota Tomohon menginginkan adanya perubahan pimpinan di Kota Tomohon. Artinya, kekuasaan incumbent Caroll Senduk harus segera dihentikan dan diganti dengan figur lain yang bisa membawa kesejahteraan dan perubahan di kota Tomohon yakni pasangan WL-MM.
Selain itu juga lanjut Sorongan, kepemimpinan Caroll Senduk dalam pengelolaan tata pemerintahan banyak diwarnai dugaan korupsi sejumlah proyek yang sudah masuk ke ranah hukum. (Danz*).



























