Para Elit Politik Demokrat Sulut dalam acara beberapa waktu lalu
Manado, SwaraKawanua ID-Isu kudeta pengambil alihan paksa partai Demokrat dari tangan Ketum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) oleh lingkaran orang-orang dekat Presiden RI, Joko Widodo alias Jokowi makin kencang dipermukaan kader partai.
Bahkan isu orang dekat Jokowi yakni Kepala Sekretariat Kepresidenan Jenderal H. Moeldoko dikabarkan samakin memperlebar kaki-kaki membangun jaringan di elit-elit partai Demokrat melalui tim Moeldoko di DPC/DPD Demokrat se-Indonesia tak terkecuali Demokrat di Sulut.
Info yang diperoleh SwaraKawanu ID menyebutkan,; tim Moeldoko di Sulut rencananya akan menyisir elit partai Demokrat daerah Kepulauan yakni Sangihe, Sitaro dan Talaud. Tim Moeldoko akan melakukan pergerakan masif merebut hati elit partai Demokrat di tiga kabupaten paling Utara di daerah Bumi Nyiur Melambai ini.
Dikabarkan juga tim turun dengan amunisi lengkap sebagai nilai bergaining kesiapan bos mereka yakni Jenderal Moeldoko yang memang benar-benar fight sebagai the next leader partai Demokrat menggantikan Ketum AHY.
Apalagi banyak elit partai Demokrat tidak duduk sebagai anggota legislator di daerah mereka masing,-masing, sehingga kondisi ini cukup rapuh dengan tawaran menggiurkan tim Moeldoko bagi elit-elit partai Demokrat di Sulut
Dari tiga kabupaten di daerah Kepulauan, hanya Ketua DPC Talaud yang duduk sebagai anggota DPRD, sedangkan Sitaro dan Sangihe cukup goyang dengan isu kudeta saat ini.
Apalagi terbesik kabar tawaran Kongres Luar Biasa (KLB) Demokrat bagi elit partai Demokrat pemegang hak suara cukup besar dan sangat menjanjikan kebesaran partai nantinya dari tim Moeldoko. “Tiap bulan DPC/DPD Demokrat akan mendapatkan dana dari DPP berokutnya,” ujar salah seorang Ketua DPC Demokrat yang tidak duduk sebagai anggota DPRD ini.
(dns)






















