Sangihe, Swarakawanua.id-Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe lewat Dinas Kesehatan Daerah melakukan pengobatan gratis lewat Pelayanan Kesehatan Bergerak di Kecamatan kepulauan Nusa Tabukan , merupakan pelayanan yang dilakukan oleh Tim Pelayanan Kesehatan Bergerak (TPKB) dalam rangka meningkatkan akses dan ketersediaan pelayanan kesehatan di daerah sangat terpencil.
Pelayanan kesehatan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Kawasan sangat terpencil dilakukan melalui berbagai pendekatan pelayanan kesehatan dengan memperhatikan karakteristik masing-masing daerah dan kebutuhan masyarakat setempat.
Pelayanan Kesehatan Bergerak Daerah Terpencil Perbatasan dan Kepulauan (DTPK) merupakan langkah pemerintah melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Sangihe dalam mensukseskan program Indonesia Sehat.Tujuan utama upaya pelayanan kesehatan adalah terselenggaranya upaya kesehatan yang tercapai ,terjangkau dan bermutu untuk menjamin terselenggaranya pembangunan kesehatan guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal.
Kegiatan ini untuk meningkatkan akses pelayanan kepada masyarakat di daerah sangat terpencil
Pelaksanaan DTPK ini bertempat di Desa Tinakareng Kecamatan Nusa Tabukan yaitu wilayah kerja Puskesmas nusa Tabukan Akses menuju desa ini cukup menantang karena melalui laut.
Pelaksanaan DTPK di Kabupaten Sangihe melibatkan Tim dari Dinkes Kabupaten Sangihe, maupun Puskesmas.yang melibatkan lintas program baik dari Dinas Kesehatan Sangihe maupun dokter spesialis, dokter umum, dokter gigi, perawat, analis laboratorium, gizi, dan tenaga kesehatan masyarakat.
Adapun pelayanan yang diberikan saat melaksanaan DTPK di Desa Tinakareng Kecamatan Nusa Tabukan : pemeriksaan kesehatan Bumil melelalui pengobatan umum/Dokter anak,penyuluhan dan screening berupa pemeriksaan kolesterol, gula darah dan asam urat
Selain pemeriksaan kesehatan, tim DTKP juga memberikan penyuluhan tentang PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat), gigi mulut, gizi, KIA, kesehatan lingkungan dan kesehatan tradisional, serta pemicuan tentang kesehatan lingkungan, gizi, kesehatan tradisional dan Kesehatan Ibu Anak kepada masyarakat umum dan petugas kesehatan setempat.
Kegiatan ini selanjutkan diharapkan dapat dilaksanakan secara berkala sehingga masyarakat lebih mudah untuk mengakses pelayanan kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat.(Gops07)




















