Manado,Swarakawanua.id-Sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan bisnis, namun yang terjadi justru angka penggangguran di Kota Manado number one di Sulut.
Tingginya angka pengangguran di Kota Manado dari 15 kabupaten/kota di Sulut menjadi sorotan tajam Anggota DPRD Kota Manado dari Partai Golkar, Drs. Daniel Dolfie Angkouw (DOA) dalam rapat pembahasan pertanggungjawaban APBD tahun 2024.
Kepada Media ini, katanya, hal ini sangat memiriskan bagi warga kota Manado, karena kondisi ini tidak sesuai dengan pertumbuhan ekonomi dan soaial di ibu kota provinsi ini.
Politisi Partai Golkar paling kritis ini menuturkan, pemerintah dalam hal ini pihak eksekutif yakni Walikota Manado Andrei Angouw dan Wawali Richard Sualang (AARS) harus cepat mimikirkan nasib warganya dengan membuat kebijakan-kebijakan yang bisa menciptakan lapangan kerja.
Sehingga hal ini dapat menurunkan tingkat angka pengangguran yang sudah tak terelakan saat ini di Manado.
”Pertumbuhan ekonomi tak sebanding dengan kemampuan daerah dalam menciptakan lapangan pekerjaan bagi warganya,” ucap Dolfie Angkouw yang juga Ketua Bapenperda DPRD Kota Manado ini.
Dia menegaskan, angka pengangguran yang tinggi ini harus menjadi perhatian serius pemerintah kota. kata DOA sebutan Dolfie Angkouw, Ini bukan hanya soal angka, tapi potret nyata bahwa masih banyak masyarakat yang kesulitan mendapatkan pekerjaan layak.
Ia pun mendorong pemerintah untuk lebih agresif dalam menciptakan program-program pemberdayaan masyarakat, pelatihan keterampilan kerja, serta menarik investasi yang bisa membuka lapangan pekerjaan baru.
Selain itu, Dolfie juga mengingatkan pentingnya sinkronisasi antara pendidikan dan kebutuhan dunia kerja. “Banyak lulusan yang tidak terserap karena jurusan atau kompetensi mereka tidak sesuai dengan kebutuhan pasar. Ini harus dibenahi dari hulu ke hilir,” tambahnya.
Diketahui, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka (TPT) Kota Manado tercatat 8,73 persen, tertinggi dibandingkan 14 kabupaten/kota lainnya di Sulut. Hal ini menjadi tantangan besar bagi Pemerintah Kota Manado di tengah upaya pemulihan ekonomi. (Danz*).




















