Swarakawanua.id, FAKFAK–Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengumumkan secara resmi kenaikan status PLN Fakfak dari sebelumnya Unit Ranting menjadi Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3)/Cabang. Pengumuman itu disampaikan saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun ke-125 Kota Fakfak, Minggu (16/11/2025). Kenaikan status ini menandai peningkatan kapasitas pelayanan PLN yang kini membawahi Fakfak, Kaimana, dan Bintuni.
Dalam sambutannya, Bahlil menyampaikan kenaikan status ini bukan sekadar seremoni, tetapi membawa tanggung jawab besar dalam peningkatan kualitas listrik di wilayah Papua Barat.
“Status naik belum tentu lampu menyala terus, karena kapasitas pembangkit kita tidak lagi berimbang dengan permintaan daya. Tapi mulai hari ini PLN Fakfak tidak lagi ranting, sudah cabang yang membawahi tiga kabupaten,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan salam khusus Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh masyarakat Fakfak. Menurut Bahlil, sebelum berangkat dirinya sudah menghadap Presiden di Jakarta.
“Presiden Prabowo menyampaikan salam hormat dan ucapan selamat HUT Fakfak yang ke-125 untuk seluruh masyarakat,” ujarnya.
Sebagai langkah konkret, Menteri ESDM memerintahkan PLN Pusat mempercepat penuntasan masalah listrik di Fakfak dan daerah sekitarnya. Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat memiliki target agar listrik tidak lagi hanya menyala 12 jam seperti di beberapa kampung.
“Saya perintahkan PLN, tahun 2026–2027 tidak boleh lagi listrik hanya menyala 12 jam. Semua desa dan kampung harus 24 jam,” katanya.
Dalam momen itu, Bahlil turut menyinggung kontribusi Fakfak sebagai daerah yang memiliki peran strategis dalam sejarah perjuangan Papua dan Indonesia. Ia menilai Fakfak telah melahirkan banyak tokoh nasional dari generasi ke generasi.
“Papua ini yang jadi ketua umum organisasi nasional cuma satu, itu dari Fakfak. Ini bukan kacang goreng. Fakfak ini mencetak banyak kader bangsa,” tuturnya.
Bahlil menambahkan, dirinya memiliki ikatan emosional yang kuat dengan Fakfak karena banyak proses hidupnya ditempa dari daerah tersebut. Ia menyebut Fakfak bukan hanya kota bersejarah, tetapi juga tempat yang membentuk karakter banyak putra-putri bangsa.
“Saya jadi seperti sekarang karena ditempa dari terminal, dari pasar, dari perjalanan hidup yang berangkat dari sini,” ungkapnya.
Acara peringatan HUT ke-125 Fakfak kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti oleh Menteri ESDM. PLN UP3 Fakfak kini menjadi salah satu unit strategis di bawah PLN Papua dan Papua Barat, dengan mandat utama meningkatkan mutu pasokan listrik di dua kabupaten sekaligus. (***)





















