Manado,Swarakawanua.ID-Pertikaian antar pemuda di daerah Pakowa, Kecamatan Wanea, Kota Manado, sejak malam tahun baru hingga bulan Februari 2026 ini tak kunjung teratasi oleh aparat kepolisian.
Bahkan pertikaian antar sesama pemuda di daerah Pakowa mulai melebar. Situasi pertikaian yang kerap terjadi sore hingga malam hari ini mengundang kekuatiran warga yang tinggal di daerah tersebut. Selain itu juga, warga yang hendak datang ke pasar Karombasan sedikit was-was, karena takut akan aksi kriminalitas yang sudah melibatkan banyak orang di daerah tersebut
Untuk itu, sebagai wakil rakyat, Maykel Damapolii alias Teba langsung turun tangan karena merasa bagian dari tanggung jawabnya kepada masyarakat. Apalagi daerah Pakowa merupakan markas sekaligus lumbung suara dari Maykel Damapolii saat Pilcaleg 2024 lalu.
Tak heran, jika Maykel Damapolii yang tercatat Wakil Ketua DPRD Kota Manado dari Partai Golkar ini berinisiatif rencana melakukan perdamaian antar pemuda di tempat tersebut.

“Torang samua basudara, karena itu, saya minta masyarakat di daerah Pakowa untuk saling menahan diri, karena ujung-ujungnya kita dirugikan sendiri kalau terjadi kriminalitas nantinya,” jelas Teba sapaan akrab Wakil Ketua DPRD Kota Manado ini
Insiatif pertemuan yang dilakukan Maykel Damapolii melibatkan Dirut PD Pasar Manado, Lucky Senduk, Kapolsek Wanea AKP Fatras Andawari SH, Babinsa, Kadishub Manado, Kasat Pol-PP Manado serta perwakilan Intel Kodim Manado.
Terungkap pertikaian antar pemuda di daerah Pakowa khususnya di daerah Pasar Karombasan karena perebuatan ‘lahan duit’ di kawasan pasar yang diberikan kelonggaran oleh pihak PD Pasar dan dipegang oleh oknum-oknum tertentu memegang jatah-jataaan di kawasan pasar.
Oleh sebab itu, Kapolsek Wanea AKP Fatras Andawari SH, mengatakan pihak PD Pasar harus atur tegas hal-hal demikian, supaya tidak ada keributan perebutan lahan diantara para oknum-oknum di lokasi pasar.
Maykel Damapolii Wakil Ketua DPRD Kota Manado dalam pertemuan itu meminta mengatakan pertemuan ini adalah rencana untuk melakukan perdamaian kepada pihak-pihak yang sudah melibatkan banyak orang.
“Sebagai wakil rakyat dirinya punya tanggung jawab untuk mendamaikan pihak-pihak yang bertikai, karena itu pertemuan ini akan ditindaklanjuti oleh kami semua secepatnya Minggu ini,”; kata Teba.
Dia juga mengatakan, pihak PD Pasar Manado harus tegas terhadap pengaturan lahan kepada pedagang, agar tidak ada yang langgar aturan.
“Saya minta Dirut PD Pasar tegas atur penempatan pedagang supaya tidak ada yang berjualan di lahan yang bukan tempat untuk berjual,” tegas Maykel Damapolii yang juga Ketua Golkar Manado ini.
Dia juga minta aparat Kepolisian dalam hal ini Polsek Wanea untuk tindak tegas pihak-pihak yang ingin mengacaukan kondisi keamanan di daerah Pakowa dan Manado umumnya.( Danz*).




















