Memalukan! Gelar Unjuk Rasa Aksi Brutal,  Mahasiswa ‘Otak Rusak’ Robohkan Pagar  Kantor DPRD Sulut, Polisi Pukul Mundur Pendemo!


Manado,Swarakawanua.ID-Sangat memalukan! Ratusan mahasiswa Rabu (17/06/2026) tadi sore menggelar aksi unjuk rasa di kantor DPRD Sulut.

Sayangnya, tindakan tidak terpuji dilakukan ratusan mahasiswa saat gelar aksi demo di kantor wakil rakyat tersebut.

Pasalnya, pagar kantor DPRD Sulut dirobohkan oleh para pendemo saat berorasi luar pagar rumah rakyat tersebut.

Tak pelak, aksi kericuhan yang dibuat kalangan pendemo itu membuat aparat kepolisian yang menjaga jalanya aksi demo itu memukul mundur mereka.

Polisi akhirnya melepaskan tembakan gas air mata dan water cannon untuk mencegah aksi brutal ratusan mahasiswa yang menggelar aksi demo tersebut.

Seperti diketahui, ratusan Mahasiswa menggelar unjuk rasa dengan membawa keranda dan pocong hitam yang ditempel foto Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Oplus_16908288

Massa datang dengan berpakaian serba hitam.  Para mahasiswa ini menyuarakan sejumlah tuntutan soal isu nasional dan isu lokal. isu nasional yang disorot adalah soal koperasi merah putih, pelanggaran HAM, hingga mendesak pemerintah memastikan pasokan BBM subsidi tersedia.

Isu diantaranya evaluasi program trans Manado, publikasi draft RTRW, hingga menolak MBG dikelola kampus. Pagar Mulai Digoyang-goyang Saat orasi berlangsung, terlihat ada mahasiswa mulai menggoyang-goyangkan pagar besi kantor DPRD Sulut. “Kalau hari ini kita dibatasi untuk masuk, hanya ada satu kata kawan-kawan, Lawan!,” ujar salah satu pemimpin orasi. 

Aksi mahasiswa masih tertahan di pintu masuk pagar, sementara para polisi berjaga dibalik pagar. Saat ditanya oleh aparat kepolisian terkait Koordinator Lapangan (Korlap) aksi tersebut, massa serentak berteriak tidak ada korlap. “Tidak ada korlap, kami semua korlap,” teriak sejumlah mahasiswa.

Belum terlihat satupun anggota DPRD Provinsi Sulut yang akan menerima aksi tersebut. Sementara itu, sampai dengan pukul 16.37 Wita, mahasiswa masih di luar pagar, beradu argumen dengan aparat kepolisian dan menggoyang-goyangkan pagar.  Bahkan terlihat beberapa mahasiswa berusaha masuk dengan menaiki pagar.  Pagar kantor DPRD Sulut akhirnya dirobohkan oleh para oknum-oknum mahasiswa ‘otak Rusak’ tersebut.

Masyarakat sangat menyayangkan aksi demo yang dinilai tidak mencontohkan sikap mahasiswa di Sulut tersebut. (Danz*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *