Caption Foto: Bupati Minut, Joune Ganda
MINUT, SwaraKawanua.id – Akan diadakannya Event Internasional dengan menggabungkan dua cabang olahraga (Duathlon) yang digagas oleh Masyarakat Sadar Wisata (Madara) bersama Kemnetrian Pariwisata, Ekonomi, dan Kereatif (Parmenkraf). Bupati Dan Wakil Bupati (Wabup) Joune Ganda SE dan Kevin Wiliam Lotulong SH MH memberikan ijin untuk membuka tiga tempat pariwisata yakni Tanjung Pulisan, Pantai Paal, dan Pantai Kinunang.
“Silahkan untuk pemerintah desa membuka kembali wisata pantai yang ada untuk menopang zona ekowisata, membuka lapangan pekerjaan dan PADes. Tapi dengan terus menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19,” kata Ganda.
Guna terlaksananya event ini dengan baik, maka Ganda berharap dukungan dari masyarakat turut serta dalam menjalankan Prokes meski berada di pantai. “Kita masih dalam pandemi Covid-19 jadi ingatlah terus Protokol Kesehatan agar apa yang direncanakan dapat berjalan dengan baik,” ujar Bupati mengingatkan.
Di tempat terpisah, Hukumtua Pulisan Sjiane Markus menyambut baik keputusan Bupati Joune Ganda. Pasalnya, sejak Pantai Paal di Marinsow ditutup, banyak masyarakat setempat kehilangan penghasilan.

“Terima kasih kami ucapkan kepada Pak Bupati Minut telah membuka kembali Pante Paal. Tinggal kami dan pererangkat desa saja yang akan berbenah untuk lembali ke lokasi yang ada. Namun Pak Bupati mengingatkan, agsr jangan dulu ada hiruk-pikuk dan sound sistem dan pengeras suara, saat berada dipantai,” katanya.
Hal senada juga di utarakan Hukumtua Marinsow Gabriel Tamasengge, dan Hukumtua Kinunang Nicodemus pun, tak kalah gembira dengan Hukumtua Marinsow. Keduanya menyambut baik keputusan Bupati JG.
“Keputusan Pak Bupati mencabut larangan, adalah sikap yang tepat. Ketiga desa ini adalah bagian penting dari planing Minut zona Ekowisata Minut. Dibukanya kembali pantai kami, pengunjung pasti membludak. Tapi kami sebagai tuan rumah meminta, agar pengunjung bersabar sedikit, sebab kami harus membenahi kepanitiaan dan kordinasi yang rapih. Mudah-mudahan minggu depan semua sudah normal,” tutup Camat Liktim Debby Wahiu SE yang mendampingi 3 hukumtua itu. (Mesakh)




























