Manado, SwaraKawanua.ID-Walikota Manado DR. GS. Vicky Lumentut menyampaikan secara transparan dana penanggulangan bencana non alam yakni Covid 19 dalam pidato di HUT kota Manado ke 397 di hadapan 40 anggota DPRD kota Manado d di ruang Serbaguna, kantor Pemkot Manado, Selasa (14/07) tadi siang. Adapun anggaran mencegah, meminimalisasi dan memitigasi bencana non alam Covid19 dengan total 96,98 M dengan rincian yakni 32,18 M untuk penanganan kesehatan, 7,66 M untuk penanganan dampak ekonomi dan
57,15 M untuk bantuan sosial dan jaminan pengamanan sosial.

Sedangkan selang Juli 2019 – Juni 2020 kata Walikota GSVL, Manado Raih 30 Penghargaan. Sementara indikator keberhasilan lainnya seperti Indikator Makro Manado tahun 2019 (dibandingkan 2018). Begitu juga dengan IPM Manado, 79,12 meningkat dari 77,59
b Angka Harapan Hidup naik dari 71,52 menjadi 71,80
c. Angka Pertumbuhan Ekonomi 6,03 persen, 6,65 persen. Meskipun turun, lebih tinggi PE Sulut 5,66 persen, Indonesia 5 persen
d. Angka Kemiskinan, 5,51 persen, 5,38 persen. Di bawah angka kemiskinan Sulut sebesar 7,66 persen dan Indonesia 9,40 persen
e. Angka Pengangguran, naik menjadi 10,46 persen di tahun 2019 dibandingkan 2018 10,38 persen. Ketidakseimbangan pertumbuhan angkatan kerja dengan kesempetan kerja masih menjadi tantangan terbesar mengatasi masalah pengangguran selain kualitas kompetensi dan produktivitas yang relatif rendah.
f. PDRB 2019 naik menjadi 86,22 juta rupiah, dibandingkan 2018, 79,19 juta

- Data-data serta pencapaian tersebut menjadi referensi penting dalam mengevaluasi pelaksanaan pemerintahan yang berorientasi pada peningkatan pelayanan publik.
Komitmen ini itu tercermin dalam program pro rakyat seperti : - bantuan sosial kematian 9,5 M
- bantuan sosial lansia 36 M
- bantuan sosial siswa miskin 6 M
Sementara pada tahun 2020 bantuan sosial kematian naik menjadi 15,7 M. (dance siahaya)






















