Terapkan Bahasa Tonsea di PAUD, TK, SD, dan SMP di Minut

Minut,Swarakawanua.id – Ditengah perkembangan teknologi dan arus globalisasi seringkali Budaya Daerah akan semakin memudar.

Bupati Kabupaten Minahasa Utara (Minut) Joune Ganda, SE dan Wakil Bupati (Wabup) Kevin Wiliam Lotuong, SH, MH sejak awal telah berkomitmen untuk melestarikan Buadaya Lokal salah satunya Bahasa Daerah Tonsea yang akan diterapkan di PAUD, TK, SD, dan SMP se Minut.

Dipendopo Pemkab Minut Bupati melakukan pelepasan tutor, pendamping dan guru mata pelajaran Muatan Lokal (Mulok) Bahasa Daerah Tonsea.

“Terimakasih atas dorongan dan pemberian diri dari orang tua dan tua-tua adat Tonsea dengan kerelaan mau ikut terlibat dalam melestarikan Bahasa Daerah Tonsea di sekolah-sekolah,” ujar Bupati Joune.

Bupati Joune berharap dengan diterapkannya ini anak-anak mampu mengenal serta berkemauan untuk menjaga budaya Daerah yang kita miliki.

“Semoga kemampuan berkomunikasi anak diidik dalam berbahasa Daerah dapat meningkat dan menimbulkan apresiasi terhadap Budaya,” ujarnya.

Turut ikut dalam acara pelepasan ini Kepala Dinas Pendidikan Minut Olvi Kalengkongan, SPd, MPd,Drs Ramoy M Luntungan sebagai Tokoh Masyarakat Tonsea/Mantan Bupati Minahasa Selatan, Drs Ruddy Umboh sebagai Mantan Pelaksanan Tugas Bupati Minut, Herman Dendeng dan pengurus dan anggota Paimpulun Ne Tonsea Nuwu .

(Mesakh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *