Tomohon, Swarakawanua.id-Aksi penolakan pelantikan dan pergantian direksi Rumah Sakit Umum (RSU) GMIM Bethesda Tomohon, kembali terjadi, Kamis (13/01/2022).
Aksi itu dilakukan seluruh pegawai dan didukung ratusan pensiunan RSU GMIM Bethesda sebagai bentuk protes atas kebijakan yang dilakukan Yayasan Medika GMIM.
Peserta aksi nekat menutup beberapa akses jalan masuk Rumah Sakit. Bukan hanya itu, aktivitas pelayanan di poli rawat jalan juga dihentikan. Di pintu utama, tampak karangan bunga duka cita digantung. Peti mati berwarna putih ikut dibawa dan diletakan di lantai. Anehnya ada tulisan pundi amal 500 juta.
Di luar aparat kepolisian sedang berjaga-jaga. Mereka mengawal ketat aksi penolakan itu. Napak personil Polres Tomohon yang dipimpin Wakapolres Tomohon Kompol. Ferdinand Runtu, SH berada di lokasi. Beberapa personil kepolisian dari Polsek Tomohon Tengah juga ikut berjaga-jaga.

Sementara itu, puluhan warga yang ingin berobat di poli rawat jalan tidak dapat pelayanan. Belum lagi pengunjung yang ingin membesuk keluarga yang sakit. Mereka kesulitan masuk ke dalam Rumah Sakit. Akibatnya, sejumlah pelayanan terganggu.
Sejumlah pendemo kepada Wartawan mengaku, aksi yang dilakukan sebagai bentuk kekecewaan atas kebijakan sepihak dari Yayasan Medika GMIM.
“Kita tau bersama saat ini pelayanan, fasilitas dan kesejahteraan para pegawai dan pensiunan sudah sangat baik,”ujar Hosyana Owu salah satu pensiunan RSU Bethesda GMIM Tomohon.
Menurut Hosyana, pergantian direksi sebagai penghinaan. Apa lagi kata dia, masa jabatan Dr. Ramon Amima yang dilantik 1 Oktober 2020 sesuai Surat Keputusan (SK) sebagai Direktur, nanti berakhir tahun 2024.

Tressje Poluan Pang, bersama para pensiunan lainnya juga ikut bersuara. Ia mengatakan, kehadiran mereka bersama para pegawai tidak lain adalah menolak pergantian direksi dan menolak direksi yang baru dilantik oleh Yayasan Medika GMIM.
“Kami sangat menyesalkan pergantian direksi ini, karena pergantian ini tidak sesuai aturan,”tandasnya.
Dari pantauan, aksi menolak pergantian Direksi dan menolak Direksi yang baru Dilantik oleh Yayasan Medika GMIM, mendapat pengawalan ketat oleh Polres Tomohon dan Polsek Tomohon Tengah.
Wakapolres Tomohon Kompol. Ferdinand Runtu SH juga tampak memimpin pengamanan ini. (Danz/).





















