Beri Kuliah Umum, Kapoksahli Sampaikan Hal Ini Kepada Mahasiswa

Manado, Swarakawanua.id- Kegiatan bela negara bagi mahasiswa sangat berguna untuk mempertahankan negara k dari ancaman yang dapat mengganggu kelangsungan hidup bermasyarakat.

Oleh karena itu, hal ini perlu ditanamkan kesadaran bela negara agar dapat menumbuhkan rasa patriotisme dan nasionalisme untuk pembinaan karakter, penguatan revolusi mental dan mempersiapkan mahasiswa.

Demikian yang di sampaikan Kapoksahli Pangdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Drs. Theodorus Kawatu, dalam mewakili Pangdam XIII/Merdeka saat memberikan kuliah bela negara kepada Mahasiswa, di Bukit Doa Mahawu Tomohon, Jumat (11/11/2022).

Dalam kesempatan itu Kapoksahli juga memberikan materi Kepada Mahasiswa dengan Judul “Peran Mahasiswa Sebagai Aset Bangsa Dalam Menjaga Keutuhan NKRI”.

Brigjen TNI Theo juga memaparkan “Seiring dengan perkembangan zaman suatu negara, akan semakin sulit untuk melindungi negaranya dari ancaman yang akan datang. Di arus globalisasi dan modernisasi banyak mengakibatkan dampak yang negatif dalam perkembangannya baik pemerintahan, instansi, ekonomi, sosial, Budaya serta pendidikan terutama mahasiswa dilingkungan Kampus,” kata dia.

Oleh karena itu, disini peran Mahasiswa dalam membangun karakter memiliki rasa nasionalisme yang kuat untuk melindungi dan membela negaranya dari ancaman tersebut.

Kapoksahli juga mengatakan, di era Modernisasi merupakan pola perubahan tradisional menjadi modern, untuk mendapatkan cara praktis dan efisien yang berkaitan dengan perkembangan dan peradaban dari waktu ke waktu.

Oleh sebab itu, Kapoksahli menegaskan “Di era jaman modernisasi saat ini, ilmu pengetahuan dan teknologi sangat berkembang khususnya media sosial yang berdampak positif dan negatif, jangan sampai generasi muda sekarang salah langkah dalam penggunaan media sosial, sebagai contoh: penipuan, pelecehan, pornografi, dan ujaran kebencian,” jelasnya.

Kegiatan yang dilaksanakan di Bukit Doa Mahawu Tomohon tersebut di ikuti kurang lebih 250 Mahasiswa di antaranya Asosiasi Perguruan tinggi Katolik se-Indonesia (APTKI), Universitas Atma Jaya Makassar, Universitas Sanata Jaya Yogyakarta, Universitas parahyangan Bandung, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, Universitas Widya Mandira kupang, mahasiswa program merdeka dalam negeri, dan para Dosen. yang bertujuan untuk memberikan gambaran atau wawasan kepada generasi muda, khususnya para Mahasiswa agar paham dan cinta kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Hadir dalam acara tersebut para Rektor dan Dosen pembimbing dari para Mahasiswa.(Echa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *